Lumbung Berita
NEWS TICKER

Puluhan Karyawan CV. Karya Piranti Mandiri di PHK Tanpa ada Pemberitahuan

Selasa, 23 Maret 2021 | 12:51 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Karyawan CV. Karya Piranti Mandiri berlokasi Jl.Raya Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan terancam di PHK. Pasalnya, perusahaan telah di jual oleh pemiliknya tanpa ada pemberitahuan yang jelas kepada karyawannya, Selasa (23/03) pagi.

Kali ini puluhan karyawan yang juga anggota Serikat Pekerja KEP CV. Karya Piranti Mandiri dengan didampingi DPC FSP KEP Kabupaten Pasuruan mendatangi perusahaan.

Kedatangan karyawan ke perusahaan untuk menanyakan kejelasan statusnya, dan apabila hubungan kerja tidak dilanjutkan (diputus hubungan kerjanya) oleh perusahaan, maka hak-haknya agar segera dipenuhi demi kelangsungan hidup pekerja dan keluarganya.

Ketua DPC FSP KEP Kabupaten Pasuruan yang juga berprofesi sebagai Advokat, Akhmad Soleh,SH, MH, mengatakan, kronologi permasalahan yaitu karyawan CV. Karya Piranti Mandiri pada Senin pagi 22 Maret 2021di kejutkan oleh perusahaan.

“Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya semua mesin produksi sudah tidak ada lagi didalam perusahaan, ada pihak yang mengaku telah membeli tanah dan bangunan, perusahaan tersebut meminta agar karyawan untuk tidak lagi masuk ke area perusahaan,” Jelas Ahmad Soleh.

Menurut pria berdomisili di Desa Bakalan, Purwosari. Setelah kejadian tersebut, pihak karyawan yang di wakili pengurus PUK SP KEP CV. Karya Piranti Mandiri, Budi dan kawan-kawan mengadukan kejadian kepada Kami.

Baca Juga : klik disini  Pasar Hewan Sukorejo Rame Penjual Sepi Pembeli, ini Jeritan Pedagang..!

“Untuk menindaklanjuti pengaduan, hari ini kami dan Karyawan CV. Karya Piranti Mandiri datang ke perusahaan, untuk menanyakan kejelasan dan menanyakan nasib para pekerja,” Ungkap pria murah senyum.

Dikatakan Soleh (Panggilan), seharusnya perusahaan itu memberitahu pekerja yang selama ini sudah bersama-sama membesarkan perusahaan, jangan terus dibiarkan tanpa kejelasan seperti ini.

Masih menurut Soleh, selama ini pekerja dan perusahaan hubungannya baik baik saja, terus bagaimana kalau seperti ini nasib pekerja, sedangkan perusahaan tempat mendapatkan rizqi mereka untuk menafkahi keluarganya, tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan di jual dan hak-hak yang seharusnya diterima belum dipenuhi.

“Kami keperusahaan di temui seseorang yang mengaku sebagai wakil dari pembeli tanah dan bangunan perusahaan, dan tadi permasalahan sudah Kami sampaikan ke orang yang juga mengaku Advokat tersebut untuk di sampaikan ke pemilik perusahaan CV. Karya Piranti Mandiri, agar permasalahan cepat terselesaikan dan karyawan juga butuh kejelasan status dan hak-haknya. Kalau perusahaan pindah, pindah kemana, kalau di PHK, pesangonnya mana.” Tutup Akhmad Soleh SH,.MH.

Baca Juga : klik disini  Proyek Dinas PU Bina Marga di Pandanrejo Rejoso Diduga Asal-asalan

Jadi Kami ke perusahaan CV. Karya Piranti Mandiri itu tidak demo, melainkan minta kejelasan pada pimpinan perusahaan terkait status karyawan yang saat ini masih belum jelas arahnya.” Pungkasnya.

Jurnalis : Mashuri.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!