Lumbung Berita
NEWS TICKER

Rayakan Hari Santri Nasional, FKDT Kabupaten Malang Gelar Tumpengan

Jumat, 28 Oktober 2022 | 1:33 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

MALANG_Lumbung-berita.com
Tumpengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN), Sabtu (27/10/2022) siang digelar di aula Auditorium IAI Al Qolam, Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Acara dihadiri sekitar 500 pendidikan yang tergabung dalam FKDT itu dikemas lewat acara Istihosah, Ngaji dan Doa Bersama. Juga ikut diundang sejumlah pejabat diantaranya Ketua komisi 1 DPRD Kabupaten Malang, Ahmad Fauzan, Ketua MUI Kabupaten Malang, KH Fadhal Hija, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Malang, Bakesbangpol Kabupaten Malang, serta Perwakilan Forkopimcam Gondanglegi.

Ketua DPC FKDT, Nasrul Mawardi MPD mengucapkan terimakasih atas kerja keras seluruh guru sekaligus panitia tumpengan, yang sudah cukup lama digagas hingga bisa mewujudkan acara tumpengan ini.

FKDT adalah organisasi yang terdiri dari orang-orang Nahdatul Ulama’ yang berjibaku ikut mendidik anak didik dalam soal pembentukan karakter anak bangsa agar menjadi manusia yang berahlak mulia. Itu dilakukan karena mereka memaklumi bahwa pendidikan mereka dalam pendidikan formal dinilai kurang.

“Madarasah diniyah takmiliyah ini penyempurna pendidikan agama dari pendidikan formal. Tujuan kami tidak lain untuk membantu membangun karakter anak didik di Kabupaten Malang,” tandas Nasrul, Kamis (27/10/22).

Baca Juga : klik disini  Perdagangan Anak dibawah Umur di Ungkap Polres Pasuruan

Tumpengan kali, kata Nasrul tujuannya adalah untuk membangun sebuah kebersamaan, kekompakan dan kesederhanaan pendidikan madarasah diniyah takmiliyah agar mendapat nilai barokah.

“Madarasah diniyah takmiliyah ini penyempurna pendidikan agama dari pendidikan formal. Tujuan kami tidak lain adalah untuk membantu membangun karakter anak didik kita di Kabupaten Malang agar menjadi manusia yang berahlak mulia,” ucapnya.

Melalui istiqosah FKDT Kabupaten Malang ini, kata dia, juga diharapkan Kabupaten Malang menjadi daerah yang damai dan sejahtera. “Kami juga ingin supaya Pemerintah Daerah Kabupaten Malang tahu dan memahami keberadaan kami. Bahwa kami ada. Kami organisasi mandiri namun kami memiliki pejuang-pejuang dan aktivis yang tanpa pamrih membantu membentuk karakter anak bangsa ini, ” ujarnya.

Jurnalis – Lum/Cong.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA