Lumbung Berita
NEWS TICKER

Rehab TK Dharma Wanita Persatuan XII Bandaran I Tanpa Papan Proyek

Rabu, 16 Desember 2020 | 6:22 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Proyek rehab bangunan sekolah di Kabupaten Pasuruan, masih saja ada yang tak memasang papan proyek. Yang terbaru, ada di TK Dharma Wanita Persatuan XII Bandaran I, Selasa (15/12/2020).

Di sekolah yang terletak di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan itu tak ditemukan sama sekali keberadaan papan proyek. Padahal dari pengamatan awak media, sekolahan tersebut sudah lebih dari seminggu melaksanakan rehab di bagian atap.

Salah satu sumber Lumbung Berita yang enggan disebutkan namanya menaruh curiga dengan proyek rehab tersebut. Pasalnya, informasi publik seolah sengaja ditutupi dengan tak adanya papan proyek.

“Kalau seperti ini (tanpa papan proyek), masyarakat juga enggak bisa tahu. Padahal dalam undang – undang Nomor 14 Tahun 2008 diatur jelas tentang keterbukaan informasi publik. Ada indikasi apa ini kok sampai tidak ada papan proyek,” jelasnya.

Kecurigaan sang sumber tersebut bukan tanpa dasar. Menurutnya, ia menemukan ketidaksesuaian spesifikasi kayu reng untuk rangka atap.

“Sesuai dengan juknisnya, rangka atap seharusnya menggunakan kayu reng berukuran 3/5. Namun, kenyataannya di lapangan menggunakan kayu berukuran 2/3,” ungkapnya.

Baca Juga : klik disini  Polresta Pasuruan Salurkan Bantuan Untuk Santri asal Papua

Awak media kemudian mencoba mengonfirmasi temuan tersebut kepada pengawas pembangunan, Yoyok. Namun, pengawas itu pun tak bisa memberikan keterangan. Ia berjanji akan menanyakan kepada panitia pembangunan, Sukadi.

Lumbung Berita lalu mencoba mengonfirmasi langsung ke Sukadi. Pria bertopi ini membenarkan terkait tidak adanya papan proyek. Ia juga tak mengetahui sumber dana rehab tersebut.

“Ya (tidak ada papan proyek), belum terpasang Mas. Saya enggak tahu ini (sumber dana) darimana, soalnya saya cuma panitia Mas,” ungkapnya

Namun, pria berkumis putih tebal ini menolak menyebut proyek di sekolah tersebut sebagai rehab. Ia menegaskan hanya tambal sulam.

“Ini proyek tambal sulam Mas, bukan rehab. Namanya tambal sulam ya jadi apa yang rusak, saya ganti dan yang masih bisa dipakai, ya saya pasang lagi Mas,” tandasnya.

Jurnalis : Joko-Samsul

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!