Lumbung Berita
NEWS TICKER

Santri 16 Tahun Nekat Gantung Diri, Ini Kronologinya..!!

Rabu, 2 Juni 2021 | 3:50 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Entah apa yang jadi beban pikiran Ach. Husaeri (16th) asal Dusun Krajan, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kota Pasuruan. Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (02/06/21).

Ia juga termasuk pelajar atau santri Daruma Patihil Ulum Podokaton, Desa Tenggilis, Kecamatan Gondang Wetan.

Kejadian gantung diri didalam dapur sebuah rumah milik Achmat, Dusun Pengarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Info yang di himpun Lumbung-berita.com sekitar pukul 12.50 Wib, saat (saksi) LK, dari kandang ayam bertujuan kerumah Achmad yang tidak lain tetangga untuk meminjam cangkul.

Pada saat saksi masuk kedalam rumah melalui pintu belakang, terkaget melihat Ach. Husairi (korban) berada dalam posisi gantung diri di kayu blandar dapur, menggunakan seutas Kain warna hitam.

Tak pelak LK keluar rumah untuk memberitahu Majriah, dilanjut memanggil Achmad selaku punya rumah.

Tidak lama kemudian warga sekitar dan pemilik rumah juga Kepala Desa Kalipang, bersama warga menurunkan Korban dengan cara melepas tali heratan yang diikat di kayu blandar.

Baca Juga : klik disini  Kasatlantas Polresta Pasuruan Cangkrukan Kamtibmas di Tambaan Panggungrejo

Selanjutnya korban dibawa ke Bidan Desa Kalipang, serta pada saat pengecekan awal kondisi didapati bekas sperma di kemaluan korban, dan keluar kotoran dari dubur korban serta lidah menjulur keluar.

Kemudian korban dibawa keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan, dan keluarga bikin surat pernyataan menolak untuk visum atau otopsi.

Isu santer di masyarakat, diduga korban gantung diri dikarenakan tidak kerasan mondok.

Tidak mau bersepekulasi Aiptu Slamet B, Kanit Reskrim Polsek Grati menyampaikan motifnya masih penyelidikan.

Perlu diketahui, jajaran Polsek Grati mendatangi tempat kejadian perkara dengan Langkah – langkah yang dilakukan, mendatangi TKP, pengecekan kondisi korban Oleh bidan desa (HARTINI And. Keb).

Dilanjutkan memeriksa saksi, menghubungi pihak keluarga, membawa korban ke rumah duka dan membuat surat pernyataan penolakan visum atau otopsi dari pihak keluarga.

Jurnalis : Samsul A.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!