Lumbung Berita
NEWS TICKER

Seorang Ayah Nyaleg, Anggota PPS Bakalan Menyatakan Tetap Netral dan Profesional 

Minggu, 3 Desember 2023 | 3:09 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan,lumbung-berita.com

Adib Lazwar Irchami, Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menyampaikan secara resmi dan terbuka, terkait dengan adanya calon anggota legislatif yang merupakan ayah kandungnya.

Hal ini disampaikan oleh sosok yang biasa dipanggil dengan nama Adib itu dalam rapat pleno PPS Bakalan pada Jum’at (1/12/2023) di Kantor PPS Desa Bakalan Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan

Adib menyampaikan bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka menjaga Pemilihan Umum tahun 2024 yang berintegritas dengan menjaga prinsip-prinsip dan profesionalitas dalam Penyelenggaraan Pemilu.

“Melalui Rapat Pleno hari ini saya menyampaikan dan menyatakan secara terbuka bahwa saya adalah anak dari Bapak Akhmad Soleh, S.H., M.H. yang merupakan Calon Anggota legislatif (DPRD Provinsi Jawa Timur) dari Partai Buruh Daerah Pemilihan jawa timur 3 (Pasuruan-Probolinggo)” kata Adib.

Dalam keterangannya, Adib menyampaikan, bahwa meskipun ayahnya menjadi calon anggota Legislatif, dia akan menjaga netralitas dan tetap profesional sebagai penyelenggara pemilu, hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 3 huruf (b) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum yang menyebutkan bahwa dalam menyelenggarakan pemilu, penyelenggara pemilu harus melaksanakan Pemilu berdasarkan pada asas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan penyelenggaraannya harus memenuhi prinsip: Mandiri, Jujur, Adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesionalitas, akuntabel, efektif dan efisien.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Sebagai penyelenggara, lanjut Adib, sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 21 ayat (1) huruf d UU Nomor 7 tahun 2017 harus memenuhi persyaratan diantaranya yaitu mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil. Sebab itu lanjut Adib, berdasar ketentuan Pasal 2 Peraturan DKPP Nomor 2 tahun 2017 tentang Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum, menyatakan bahwa “setiap penyelenggara Pemilu wajib bekerja, bertindak, menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai penyelenggara Pemilu dengan berdasarkan Kode Etik dan pedoman perilaku Penyelenggara Pemilu, serta sumpah/janji jabatan”

Adib menambahkan, Pasal 8 huruf k Peraturan DKPP Nomor 2 tahun 2017 tentang Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum menyebutkan bahwa dalam melaksanakan prinsip mandiri, Penyelenggara Pemilu bersikap dan bertindak, menyatakan secara terbuka dalam rapat apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon, peserta Pemilu, dan tim kampanye.

Selain itu, Pasal 76 huruf (b) Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2019 menyebutkan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, anggota KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPLN, PPS, KPPS, dan KPPSLN wajib berperilaku: menyatakan secara terbuka dalam rapat pleno dan diberitahukan ke publik melalui surat resmi di media massa, papan pengumuman dan laman KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon Peserta Pemilu, Peserta Pemilu, dan/atau tim kampanye.
“Pernyataan ini saya buat dengan kesadaran penuh dan dengan sebenarnya serta tanpa tekanan atau paksaan dari pihak manapun,” pungkas Adib dalam surat pernyataannya pada Media ini.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Penerbit : red

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!