Lumbung Berita
NEWS TICKER

Seru !! Sengketa Tanah Lapang di Warungdowo, Muncul Fakta-Fakta baru

Minggu, 10 Maret 2024 | 7:53 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com Ramainya sengketa tanah lapangan di Desa Warungdowo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, membuat Romli dan kuasa hukumnya angkat bicara, karena pemberitaan dan informasi ke masyarakat yang sebelumnya di nilai hanya sepenggal-sepenggal.

Dalam Press release, Masbuhin kuasa hukum dari Romli menyampaikan fakta-fakta terkait polemik kasus tanah negara seluas 9.000 M2 tersebut. Sabtu (09/03/2024).

1. Di atas tanah dan bangunan obyek sengketa tersebut belum pernah di lekati hak apapun sampai hari ini, sehingga belum terbit sertifikat kepemilikan dari siapapun dari BPN.

2. Tanah tersebut ada 3 pihak yang mengklaim.
(1) Romly, dasarnya adalah penguasaan fisik tanah secara turun temurun dari orang tuanya sejak 1958 dan surat izin bengkel. (2) Kepala Desa Warungdowo dasarnya letter C, yang baru terbit 2002. (3) PT. KAI Persero DAOP IX Jember, dasarnya Asset Kementerian Keuangan (Eks emplasemen stasiun Warungdowo).

Emplasemen adalah kompleks yang terdiri dari banyak jalur rel kereta api untuk menyimpan, menyortir, atau membongkar muat sarana kereta api dan lokomotif.

4. Belum adanya putusan Pengadilan Negeri Bangil yang menyatakan tanah tersebut milik ke 3 pengklaim tersebut, informasi menghukum atau memerintah kan kepada Romli untuk meninggalkan, mengkosongkan tanah dan bangunan Obyek tersebut adalah tidak benar.

Baca Juga : klik disini 👇  Sidang ke Delapan Soal Sertifikat, ini Kata Kuasa Hukum Tergugat..!!

“Dikuatkan serta dibenarkan oleh Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya dan Kasasi di Mahkamah Agung Jakarta, sehingga sudah benar menurut hukum kalau penguasaan tanah dan pembangunan di obyek sengketa di lakukan Romli tidak bisa di eksekusi oleh juru sita kepaniteraan Pengadilan Negeri Bangil, karena keduanya baik Romli dan Kades Warungdowo di tolak dan tidak dikabulkan seluruhnya,” Tegas Masbuhin.

Maka dari itu kami akan melayangkan gugatan baru dari yang sebelumnya, untuk memastikan kejelasan tanah tersebut,” Pungkasnya.

Jurnalis: SA.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!