Lumbung Berita
NEWS TICKER

Soal BLT-DD Desa Toyaning-Rejoso, ini Kata Kades..!

Rabu, 30 Desember 2020 | 4:41 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Polemik surat penolakan penerimaan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) di Desa Toyaning, Rejoso, Pasuruan, mendapat respon dari Kepala Desa setempat (29/12/2020).

Kepala Desa Toyaning, Syafiul Anam menjelaskan, pihaknya memang mencoret nama Novi Andrianto dari daftar nama penerima bantuan.

Namun, ia menegaskan tidak ada nama pengganti untuk pencoretan tersebut. Novi Andrianto dicoret karena anggaran dana desanya tak sebesar pencairan sebelumnya.

“Anggaran dana desa tahap tiga memang berkurang. Dari yang awalnya 50%, kini hanya tinggal 20% dari total pagu DD yang diterima desa,” jelas Syafiul Anam.

Karena menyusut itu lah, pihaknya kemudian mengoreksi jumlah penerima bantuan. Beberapa nama dicoret untuk menyesuaikan dengan besaran anggaran.

“Jadi bukan pengalihan penerima, tapi memang kita kurangi menjadi 178 penerima saja,” lanjutnya.

Sedangkan di sisi lain, ia juga mengakui menggunakan surat pernyataan penolakan penerimaan bantuan untuk nama-nama yang dicoret.

Cara itu menurutnya dilakukan bukan untuk menutupi proses pencairan, melainkan untuk mempermudah memberikan penjelasan kepada pihak yang tercoret.

Baca Juga : klik disini  Kasatlantas Polresta Pasuruan Cangkrukan Kamtibmas di Tambaan Panggungrejo

“Sebenarnya hanya ingin mempermudah saja, serta untuk lampiran pelaporan ataupun pengadministrasian panitia pelaksana penyaluran BLT dana desa saja mas. Bukan ingin menutup-nutupi proses penyalurannya,” terangnya.

Saat menjelaskan, Syafiul Anam juga menunjukan beberapa bukti-bukti penyaluran BLT DD tahap 4, 5 dan 6 yang sudah diterima oleh keluarga Penerima manfaat (KPM).

Total KPM sejumlah 328. Salah satunya terdapat nama Novi Andrianto yang beberapa hari lalu sempat diisukan tidak menerima bantuan di tiga tahap tersebut.

Sementara itu Ketua LSM Garda Nusantara Pasuruan Zainal Arifin mengapresiasi klarifikasi dari Kades Toyaning.

Ia juga menilai Pemdes Toyaning telah menyalurkan BLT-DD dengan sistem yang cukup baik, tertata dan menjaga keterbukaan informasi publik.

“Saya sangat berterima kasih serta mengapresiasi sikap Kepala Desa Toyaning yang tidak alergi terhadap kritik warganya. Pemdes Toyaning juga mampu menyampaikan informasi publik yang transparan dan akuntabel. Hal ini bisa dilihat di papan pengumuman kantor desa yang terpasang. Nama-nama penerima bantuan BLT-DD dari salur 1 (April) hingga salur 9 (Desember) terpublikasi,” pungkas Zainal.

Baca Juga : klik disini  Satlantas Polresta Pasuruan Gelar Pemasangan Sticker " Ayo Pakai Masker"

Jurnalis : Wijanarko.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!