Lumbung Berita
NEWS TICKER

Soal Sekolah TK ABA Purwosari di Tutup, ini Keterangan Keluarga Sunarti..!!!

Rabu, 24 Agustus 2022 | 6:59 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Ramainya permasalahan Sekolah Taman Kanak-Kanak – Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) yang berada di Dusun Kemantren, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari menarik perhatian kalangan atas, DPR, Polres, Aktivis dan Lainnya.

Selasa (23/08/22) keluarga dari Sunarti melalui Amar angkat bicara, ia menceritakan kronologi adanya banner di lokasi TK ABA.

Pria berbadan kekar ini menyampaikan bahwa, keluarganya tidak pernah merasa menjual tanah tersebut, kalau di pergunakan untuk kegiatan sosial pihak keluarga Sunarti merasa iklas.

“Bulan Ramadhan kemarin pihak yayasan mendatangi keluarga kami dengan membawa 2 surat, 1 surat AJB dan 1 surat hibah. Kami kaget kok bisa pihak yayasan membawa surat AJB, padahal keluarga tidak pernah menjualnya,” kata sapaan Bang Amar.

Terus terang, cerita Bang Amar, kami merasa terzholimi dengan munculnya AJB tersebut. Pihak keluarga mencoba mengadu ke pemdes Martopuro tapi tidak ada respon.

“Ya terpaksa pintu pagar kami kunci. Kami tidak ada niat mengganggu tahap belajar sekolah, cuma biar ada etikad baik dari yang bersangkutan. Kami sudah berusaha mengikuti alur yang ada tapi tidak ada respon,” tambah pria berprawakan brewok.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Mohon maaf kalau tadi sempat ada mis komunikasi saat ada orang memasuki lahan tersebut. Saya tidak mau di salahkan kalau ada barang hilang di lokasi tersebut,” pungkas Bang Amar.

Sertifikat ada di kami, hingga hari ini belum ada yang memediasi permasalahan ini,” tutup perwakilan keluarga Sunarti.

Adanya sekolah di tutup mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pasuruan, komisi 4.

Ditanya jadwal cek lokasi TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Sekertaris komisi 4 ini menyampaikan kalau masih menunggu info dari rekan komisi.

Sementara itu ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Korak Indonesia, Solikin, merasa miris dengan kejadian anak sekolah di tepi jalan dikarenakan sekolah di tutup.

“Kami berharap pihak dinas pendidikan dan kepolisian bisa mengambil langkah, bagaimana sarana pendidikan tersebut agar bisa dimanfaatkan kembali seperti sedia kala. Kasian penerus bangsa kita ini,” ungkap ketua LSM Korak Indonesia.

Dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp (WA), kepala Yayasan TK ABA, Muchlas, belum menjawab hingga berita ini di terbitkan Rabu (24/08/22).

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Diberitakan sebelumnya, isak tangis puluhan walimurid Taman Kanak-Kanak – Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) melihat sekolah anaknya di tutup, dan anaknya harus merasakan belajar di tepi jalan.
(Bersambung).

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!