Lumbung Berita
NEWS TICKER

Sukses Panen Raya, Pertanian di Kepulungan Direncanakan Jadi Wisata

Minggu, 2 Juli 2023 | 11:34 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Gelontoran padi premium dari Pemdes Kepulungan terbukti membuahkan hasil yang memuaskan. Petani sampai membuat acara syukuran panen raya menggunakan dana pribadi.

Lalu, setelah sukses panen raya apa yang bakal dilakukan selanjutnya? Apa cukup sampai di sini dan tinggal menikmati hasilnya?

Ternyata tidak. Pemdes Kepulungan rupanya punya rencana yang jauh lebih besar. Tak sekadar sukses panen, pemdes mengincar lahan-lahan sawah itu menjadi destinasi wisata.

Kelak, pemdes berkeinginan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan wisata menjadi satu. Jadi pengunjung bisa menikmati pemandangan hamparan sawah sambil menikmati aneka hiburan. Wisata sekaligus pendidikan.

Namun, sebelum asa itu terwujud, tentu ada beberapa titik-titik yang perlu dibenahi. Kades Kepulungan, Didik Hartono menegaskan, hadirnya wisata tak boleh melupakan kesejahteraan petani.

Titik awal yang bakal dioptimalkan adalah area lahan sawah. Saluran irigasi dan jalan usaha tani menjadi target terdekatnya.

“Pertama adalah kebutuhan petani. Seperti irigasi untuk mengairi sawah dan perbaikan jalan menuju sawah maupun jalan antar bedeng,” tuturnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Kades nyentrik ini paham betul, memuluskan rencana wisata tak seperti mengedipkan mata. Dibutuhkan kerja keras dan sinergi dengan dinas-dinas lainnya.

Seperti rencana irigasi yang akan diplengseng. Saluran irigasi tersebut berada di bawah naungan Dinas Pengairan Provinsi Jatim.

“Langkah awal, sudah kami komunikasikan dengan Dinas Pengairan Provinsi, Dinas Pertanian, dan dinas-dinas lainnya. Sampai saat ini, tanggapannya positif,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga harus menyiapkan teknis anggarannya. Pos-pos kebutuhan biaya, nantinya bakal ditanggung dari dana desa (DD).

“Kalau semua sudah dilalui, saya punya rencana bikin wisata. Nanti jalan di sawah ini di plengseng. Kemudian di lahan kosong di Tugusari akan dibuat waduk. Ada kapal bagi pengunjung,” tukasnya.

Rencana ini pun mendapat tanggapan positif dari Kadis Pertanian Kabupaten Pasuruan Lilik Widji Asri. Perempuan berkacamata ini menilai Kepulungan sudah memiliki modal yang bagus untuk menjadikan wisata di lahan pertanian.

Modal awal adalah ketersediaan lahan pertanian dan panen yang melimpah. Sebab, panen melimpah membuat lahan pertanian tetap terjaga karena masuk dalam Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

“Kalau sudah masuk LP2B, kalau mau mengalihkan fungsinya harus pakai izin. Apalagi produktivitas di Kepulungan ini sebagai contoh di Gempol dalam rangka mempertahankan lahan sawah yang dilindungi,” bebernya.

Sama halnya dengan Didik, perempuan berjilbab ini menilai perlunya pengoptimalan sarana dan prasarana. Terutama akses distribusi produksi maupun hasil panen.

“Antar bedeng, antar petak bisa dibangun jalur yang lebih bagus, lebih lebar. Kami sudah berkoordinasi dengan SDA Jatim, nantinya kalau diizinkan, akan kami usulkan sebagai jalan usaha tani,” paparnya.

Sementara itu, wacana menjadikan destinasi wisata juga mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Ia menyatakan bakal membantu usulan pemdes dan kelompok tani.

“Kami pasti mensuport usulan pemdes dan poktan terkait jalan usaha tani dan jaringan irigasinya. Akan kita bantu. Harapan kedepan lahan sawah ini bisa menjadi lahan wisata,” ungkapnya.

Untuk pendanaan, ia memaparkan perlunya membawa usulan tersebut dalam Musrenbangdes. Agar segera mendapat prioritas pencairan.

“Saya minta jalan di sawah ini masuk Musrenbangdes. Biar diperbaiki. Biar lebih efisien mengangkut hasil pertanian. Viewnya luar biasa. Sangat mungkin dijadikan pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Oleh karena itu ia bakal memantau tiap perkembangan pertanian di Kepulungan. Pasalnya, di Kecamatan Gempol, hanya Kepulungan yang berani memaksimalkan dan meneguk sukses dari pertanian.

“Pertanian di sini masih sangat bisa dikembangkan. Proyek Pak Kades juga luar biasa. Kita lihat di Kepulungan ini sebenarnya tak kalah dengan wisata desa lainnya. Bahkan, bisa menyaingi air panas Kepulungan,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!