Lumbung Berita
NEWS TICKER

Sumber Air Panas Kepulungan Gempol Makin Kece

Kamis, 4 Agustus 2022 | 1:30 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Sumber air panas di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terus mempercantik diri. Kemarin malam (3/8/2022) perubahan tempat pemandian di tepi jalan raya Malang-Surabaya itu begitu terasa.

Kalau dulu tempat pemandian berupa bilik dengan kran air, kini berganti menjadi kolam dengan sentuhan bangunan ala era Majapahit. Terasa kece (cantik) nya

Sekilas hampir mirip dengan kolam air panas Pacet, Mojokerto. Bedanya, di Kepulungan lebih estetik. Terdapat pancuran air dengan hiasan batu gilang di tengah kolam.

Di kanan kiri kolam berjejer gazebo dari bambu untuk pengunjung. Lengkap dengan kamar mandi yang penuh sentuhan artistik.

Untuk yang ingin mandi air panas di kran, Pemdes Kepulungan masih menyediakan di sebelah utara kolam. Masih jadi satu dengan area kolam.

Di luar bangunan kolam, perubahan besar benar-benar terasa. Lahan yang dulunya berupa tanah kering, kini disulap menjadi full paving.

Tanah Kas Desa itu seolah menjadi ajang pesta rakyat. Sebanyak 30 stan berupa gazebo ikut meramaikan area luar kolam. Stan-stan itu diperuntukkan kepada warga Kepulungan yang ingin berjualan.

Baca Juga : klik disini  Cak Sholeh: Kades Sebandung Saja di Vaksin..! Kenapa Kita Tidak..?

Ditemui saat tasyakuran desa, kemarin malam, Kades Kepulungan, Didik Hartono menjelaskan acara puncak peresmian Sumber Air Panas akan dibuka langsung oleh Bupati Pasuruan.

“Nanti akan diresmikan langsung oleh Gus Irsyad (Bupati). Tunggu saja hari dan tanggalnya,” tutur pria yang akrab disapa Didik ini.

Lumbung Berita menyempatkan merasakan suhu air di kolam. Tak berbau belerang. Air terasa hangat dan tidak sepanas di Pacet. Sepertinya cocok untuk anak-anak yang tinggal nyemplung.

“Air di sini tidak begitu panas. Karena air yang kita ambil berada di kedalaman 25 meter. Tapi, kami sudah punya ancang-ancang akan memperdalam pengambilan air. Jadi pasti akan lebih panas,” terang Didik.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Sekdes Kepulungan Fakhrudin, menjelaskan pihaknya sengaja mendesain sumber air panas berkolaborasi dengan pelaku UMKM.

“Biar masyarakat Kepulungan bisa merasakan langsung efek ekonomi dari sumber ini. Sehingga masyarakat bisa makin sejahtera,” tuturnya.

Seluruh pedagang yang berjualan di sini, diwajibkan membayar sewa. Tentunya biaya sewanya ringan. Biaya-biaya itu akan dikelola Bumdes dan menjadi lumbung pendapatan asli desa (PAD) Kepulungan.

Baca Juga : klik disini  "Miniatur" Ramaikan Pujasera Purwosari (Jarwo)

“Pengelolanya adalah Bumdes kami, yaitu Bumdes Pulung Asri. Tujuannya memang menunjang PAD. Karena selama ini PAD kami bergantung pada pasar desa,” jelasnya.

Menurut pria murah senyum ini, stan-stan itu nantinya akan ditambah. Ragam barang dagangan pun akan makin berwarna. Selain itu juga akan diperkaya dengan wahana permainan anak.

“Kami akan bawa pelaku UMKM yang menjual barang khas Kepulungan. Seperti batik kelor. Nantinya akan dilengkapi juga dengan taman bermain anak,” ungkapnya.

Meski begitu, sepengamatan awak media, lahan parkir akan menjadi poin krusial. Untuk mobil kecil atau kelas keluarga, tak jadi soal. Pemdes bisa bekerjasama dengan penduduk sekitar untuk penyediaan lahan parkir.

Poin pentingnya adalah ketersedian lahan parkir untuk bus. Bila melihat efek medsos, bukan tidak mungkin sumber air panas ini akan cepat viral. Tentunya pengelola harus siap dengan puluhan bus pariwisata yang akan bertandang kesini.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!