Lumbung Berita
NEWS TICKER

Tabir Kopi Kapiten Mulai Terkuak, Dinkop Kabupaten Pasuruan Buka Suara

Jumat, 22 Maret 2024 | 12:35 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Sedikit demi sedikit tabir Kopi Asli Kabupaten Pasuruan (Kapiten) mulai terkuak. Kali ini Kamis (21/03/2024), Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan memanggil Dinas Koperasi (Dinkop), Bappelitbangda dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Pasuruan.

Pemanggilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kali ini yang ke dua kalinya. Kepada para hadirin ketua Pansus, Najib Setiawan, mempersilahkan kepada Dinas terkait untuk menjelaskan seluk beluk Kopi Kapiten.

Kali ini, ketua Pansus merasa kecewa. Pasalnya, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) masih baru berdinas di OPD ini. Jadi mereka kurang memahami terkait Kopi Kapiten.

“Sayang sekali, harusnya ketua bappelitbangda yang lama yang kita panggil, jadi tau seluk beluk soal kopi kapiten,” kata Najib Setiawan.

Titik terang mulai terkuak manakala Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, menjelaskan kalau Dinkop sering mendapat undangan pameran atau perlombaan kopi dari luar kota.

“Yang kami bawa kopi asal pasuruan, bukan kapiten,” ucap Kadinkop Kabupaten Pasuruan.

Seperti di Jogja tahun kemarin, tambah Tri Krisni Astuti, kami di undang dan mengikuti lomba Hari Kopi Internasional bertajuk “Malioboro Night Coffe Festival 2023”.

Baca Juga : klik disini 👇  FPK Gelar Halal Bihalal, Ki Bagong Berharap Regenerasi Ketua

“Kami ada dua koperasi khusus kopi sementara ini, yakni di Kecamatan Prigen dan Purwodadi,” jelas Tri Krisni Astuti.

Sementara itu pertanyaan menohok datang dari anggota Pansus, Sugiarto. Menurut anggota DPR dari Fraksi Golkar ini, kata Kapiten tidak nyambung dengan Kopi Asli Kabupaten Pasuruan.

Senada dengan Sugiarto, Kasiman menambahkan kalau dirinya merasa heran dengan anggaran Kopi Kapiten yang mencapai milyaran rupiah. Bahkan, tambah anggota DPR dari Fraksi Gerindra ini kaget, dengan adanya mobil plat merah Kopi Kapiten.

“Bayangkan saja, untuk operasional mobil plat merah pastinya di ambilkan dari anggaran pemerintah. Jelas ini ranahnya ke korupsi,” tutup Kasiman.

Harga kopi mahal dan terkenal itu bukan dari Kapiten, tapi dari mengikuti pameran dan lomba di luar kota,” ungkap pria yang berdomisili di Kecamatan Pandaan.

Sekedar di ketahui, Koperasi Kopi berada di dua kecamatan yakni Koperasi Lesung Gemilang Sejahtera (LGS) berada di Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi. Sedangkan Koperasi Arabusta Maslahat Pasuruan (Kampas) berada di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen.

Baca Juga : klik disini 👇  Logo Ormas Dibakar, DPD GRIB JAYA Jatim Datangi Polres Pasuruan

Di beritakan sebelumnya, Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan terkait polemik Kopi Kapiten memanggil dua OPD, Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan serta Disperindag.

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!