Lumbung Berita
NEWS TICKER

Tekan Angka Stunting lewat Penyuluhan dan Pemantauan

Rabu, 22 Juni 2022 | 12:49 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Permasalahan stunting (gagal tumbuh pada balita) mendapat perhatian serius dari Pemkab Pasuruan. Beragam upaya dilakukan untuk menekan angka stunting.

Salah satunya lewat pemantauan dan penyuluhan stunting yang dilaksanakan di Balai Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Rabu pagi tadi (22/06/2022).

Di tempat ini belasan anak yang terkategori stunting dihadirkan. Para orang tua diberi penyuluhan dan pemahaman mengenai stunting secara keseluruhan.

“Ini salah satu upaya kita, Pemdes Ngerong, dalam mendukung pemerintah memberantas stunting,” terang Ketua TP-PKK Ngerong, Dewi Kholifah.

Perempuan berjilbab ini melanjutkan, angka stunting di Ngerong sejatinya sudah berhasil ditekan. Tahun ini tercatat 13 balita mengalami stunting dari total 458 balita.

“Angka stunting di Ngerong sendiri sebetulnya sudah menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Saat ini ada 13 anak yang kategori stunting dari 458 anak,” jelasnya.

Setelah penyuluhan stunting, balita-balita tersebut diperiksa kembali tinggi dan berat badannya. Yang masih stunting, akan terus dipantau dan didampingi oleh kader-kader Posyandu.

“Akan kami beri bahan makanan yang bergizi. Tiap Minggu kami cek perkembangan si anak. Tiap bulan akan kami adakan pertemuan semacam ini. Jadi, tetap kami kawal sampai anak ini dinyatakan tidak stunting lagi,” urainya.

Baca Juga : klik disini  Tadarus Puisi, Ngabuburit ala FPK Kabupaten Pasuruan dan DKKP

Pantauan Lumbung Berita di lokasi, usai pengukuran tinggi dan berat badan, lebih dari separuh balita dalam kondisi baik atau dengan kata lain, bebas dari stunting.

Dewi menambahkan, beberapa kasus stunting bisa disebabkan kendala saat pendataan berat badan dan tinggi badan. Salah satunya si balita rewel sehingga data yang tercatat kurang akurat.

“Bisa juga saat penimbangan, si anak rewel. Petugas akhirnya mendapat data seadanya. Karena kurat akurat, akhirnya si anak tersebut masuk kategori stunting,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!