Lumbung Berita
NEWS TICKER

Tepis Penganiayaan, Kapolres Pasuruan Tegaskan Tersangka Punya Riwayat Hernia

Selasa, 2 Februari 2021 | 8:43 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Sepekan terakhir, publik cukup heboh dengan pemberitaan tentang tersangka curas dan curat, Syaifulloh (44) yang dikabarkan mengalami penganiayaan.

Dalam sebuah portal berita online diberitakan warga Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan itu dianiaya.

Salah satu kerabat tersangka, dalam berita itu, menerangkan bila Syaifulloh saat sebelum dikeler Satreskrim Polres Pasuruan dalam keadaan sehat.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan, keluarga kaget dengan kondisi Syaifulloh yang menjalani operasi di RSUD Bangil.

Masih dalam berita itu, disebutkan, Syaifulloh menderita pecah buah zakar akibat perbuatan anggota Polres Pasuruan.

Pemberitaan ini kemudian ditepis oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat konferensi pers tadi pagi di Mapolres Pasuruan (02/02/2021).

Pria yang akrab disapa Rofiq tersebut menegaskan tersangka sudah memiliki riwayat hernia sejak lima tahun.

“Yang bersangkutan memang punya riwayat penyakit hernia saat dilakukan penangkapan. Hernia ini sudah dialami jauh sebelum tertangkap,” tegas Rofiq.

Hernia ini lah yang mengharuskan pihak Polres Pasuruan melarikan Syaifulloh ke RSUD Bangil. Karena berdasar pemeriksaan dokter, Syaifulloh harus dioperasi.

Baca Juga : klik disini  Soal BLT-DD Desa Toyaning-Rejoso, ini Kata Kades..!

“Dokter menyampaikan bahwa harus operasi. Dan kita lakukan operasi. Karena oleh negara dibiayai. Sudah menjadi tugas dari negara untuk memastikan tahanan dalam kondisi sehat,” lanjut mantan Kapolsek Blimbing Polresta Malang.

Ia menyayangkan pemberitaan yang terkesan memelintir keadaan. Ia berharap klarifikasi hari ini dapat menyudahi kontroversi yang ada.

“Berita tersebut berita hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Saya harap kita sama-sama sepakat memerangi semua bentuk kejahatan,” jelasnya.

Sedangkan di sisi lain, Syaifulloh mengakui bahwa dirinya mengidap hernia sejak lima tahun silam. Rasa sakit tersebut, sambungnya, muncul saat dirinya merasakan keletihan.

“Buah zakar saya memang sakit. Sakit bawaan sudah lima tahun. Pas waktu ditangkap, memang tidak ada keluhan sakit. Kalau (saat) kecapekan, baru kumat (sakitnya),” tukasnya.

Jurnalis : Indra.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!