Lumbung Berita
NEWS TICKER

Terkait BPNT, BNI Cabang Pasuruan di Persoalkan

Senin, 26 Juli 2021 | 3:29 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah, khususnya masyarakat Pasuruan dipersoalkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Pantura. Pasalnya, ada dugaan pelarangan pencairan 3 Bulan dari oknum BNI Cabang Pasuruan, Senin (26/07/21).

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kemensos menyalurkan bantuan 3 bulan langsung yakni Juli, yang terhitung di bulan Juli sampai September tahun 2021.

Diduga di BNI Cabang Pasuruan ada intruksional oleh oknum ke agen E-warung, yaitu melarang BPNT di cairkan antara Agustus hingga September.

Luqman, selaku Ketua Umum LSM-Garda Pantura mempertanyakan dasar dari pelarangan yang sempat dikeluarkan oknum BNI Pasuruan, melalui pesan singkat baik pribadi atau group WhatsApp.

Harapan Gus Luqman (Panggilan), BNI Cabang Pasuruan harus mengkaji dan jeli sebelum mengeluarkan aturan, apalagi yang berhubungan dengan hajat orang banyak, seperti para penerima bantuan terutama di masa Pandemi Covid-19 ini.

“BNI Pasuruan jangan sering-sering mengeluarkan regulasi kalau belum ada dasar yang jelas, agar tidak timbul kegaduhan di kalangan bawah,” Tegas ketua umum LSM-Garda Pantura.

Baca Juga : klik disini  Blaarrr..! Bondet Meledak, Maling Motor kena Massa di Martopuro

Gus Luqman menambahkan bahwa, pihaknya tidak segan-segan akan mengadukan ke Aparat Penegak Hukum (APH) bila ada unsur tindak pidana, terkait pengkoordiniran kartu ATM secara Kolektif yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu Rinto, selaku Pimpinan BNI Cabang Pasuruan menjelaskan terkait pelarangan tersebut, menurutnya, pihaknya masih akan mengkonfirmasi terhadap Anom (Diduga Oknum) yang saat ini masih ada halangan untuk hadir.

Ia (Rinto) juga menjelaskan terkait pengumpulan ATM, kalau dirinya akan berupaya untuk follow up atas laporan-laporan dari lembaga, atau masyarakat bahkan KPM langsung.

“Kami berkomitmen akan menyelesaikan permasalahan ini, dan sudah kita lakukan selama ini. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi,” Tegas Pimpinan BNI Cabang Pasuruan.

Dijelaskan Rinto, kalau pengawas yang ia miliki memang terbatas dari jumlah agen BNI 46 yang lebih dari 430.

“Petugas kami hanya ada tiga orang,” Pungkasnya
Dalam aundiensi.

Audiensi dihadiri LSM Garda Pantura dan Pimpinan BNI Cabang Pasuruan, beserta staf serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga : klik disini  Peduli Korban Banjir Bandang di Kota Batu, ini Aksi Bempas..!

Perlu diketahui, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah, yang diberikan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM), setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/E-warung yang bekerjasama dengan baik.

Jurnalis : Samsul A.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!