Lumbung Berita
NEWS TICKER

Terkait Kasus Hasbullah, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kata Berhenti

Rabu, 20 April 2022 | 10:10 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo, hari ini (20/04/2022) kembali memastikan proses hukum Hasbullah tidak berhenti.

Adhi menjelaskan di hadapan sejumlah perwakilan media dan LSM di Mapolres Pasuruan, bahwa penanganan kasus Kadispendikbud Kabupaten Pasuruan itu terus berjalan.

“Pelaporan yang dilayangkan oleh AJPB dengan terlapor Hasbullah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Pasuruan, terus kami lakukan proses dan tidak ada kata berhenti atau berjalan ditempat,” tegasnya.

Adhi juga memastikan kasus Hasbullah tak akan jalan di tempat karena perkara ini sendiri telah menjadi atensi Kapolres Pasuruan.

“Kasus ini merupakan salah satu perkara yang mendapatkan atensi Kapolres. Kami sebagai penyidik Satreskrim tentu bekerja secara professional,” imbuhnya.

Namun, ia tak memungkiri proses penanganannya tak bisa secepat keinginan jurnalis dan LSM. Pihaknya harus teliti, detail, dan cermat.

“Terkait lamanya penanganannya, petugas harus meneliti secara cermat, detail, dan teliti, agar saat proses penyidikan dan penetapan tersangka tidak gugur demi hukum,” terangnya.

Selain itu, imbuh Adhi, petugas penyidik juga menunggu surat jawaban dari para saksi ahli. Dalam hal ini Polres Pasuruan melibatkan dua orang ahli: Hukum dan Bahasa.

Baca Juga : klik disini  Prihatin Permainan Rakyat Makin Tertinggal, Budayawan Gelar Lomba Dakon

Informasinya, untuk ahli hukum, Polres menggandeng dosen hukum dari Universitas Brawijaya Malang. Sedangkan ahli bahasa, petugas melibatkan Dosen Bahasa Universitas Negeri Malang.

“Insyaallah dalam minggu ini, surat jawaban dari kedua saksi ahli segera kami terima,” beber perwira pertama dengan pangkat tiga balok di pundak tersebut.

Bila jawaban dari kedua ahli sudah diterima, sambung Adhi, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara dan tak menutup kemungkinan langsung naik tahap penyidikan.

“Jika dalam proses gelar perkara ditemukan adanya pelanggaran perundangan, maka perkara ini langsung kami naikan pada tahap penyidikan untuk mencari tersangkanya,” jelasnya.

Sebagai informasi, dunia jurnalistik dan LSM digegerkan dengan beredar video pernyataan Kadispendik Kabupaten Pasuruan, Hasbullah pada pertengahan Januari 2022. Dalam video itu Hasbullah secara lugas mengatakan:

“Katek ganggu kepemimpinan ku, ganggu sekolahan, ati-ati. Mati awakmu engkok yo. Kepala sekolah semuanya gak usah takut sama LSM, sama siapa, ini perwakilan e iki ya. Iki nyoting, grup golongan wartawan-LSM sebarin ya. Ojok sampek ganggu @!** mati.!!”

Baca Juga : klik disini  Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2022

(Jika mengganggu kepemimpinan saya, mengganggu pihak sekolah, hati-hati. Mati kalian nanti ya..!. Kepala sekolah tidak perlu takut sama LSM (atau) sama siapa, perwakilan ini ya, yang melakukan shooting, grup atau golongan wartawan-LSM sebar ya. @!** Mati..!!).

Jurnalis: Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA