Lumbung Berita
NEWS TICKER

Terobosan Baru di Gresik, Kesenian Jaranan Go To Ponpes

Kamis, 9 Februari 2023 | 9:22 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Gresik_Lumbung-berita.com
Terobosan luar biasa dilakukan seniman Jaranan Kabupaten Gresik. Kalau biasanya jaranan dipentaskan di hajatan warga ataupun hajatan pemerintahan, kali ini jaranan ditampilkan di ponpes.

Adalah kelompok kesenian jaranan Aryo Krido Sanjoyo yang melakukan pementasan dan edukasi kepada para santri dan siswa Ibtidaiyah—Aliyah di seputar Pantura Gresik tersebut.

Seperti yang dilakukannya pada hari ini (9/2/2023), di Ponpes Assa’adah Bunga Gresik. Suara slompret, kendang, kethuk kenong dan gong terdengar bertalu-talu di area ponpes setempat.

Kelompok yang dipimpin oleh Mbah Rocky tersebut sengaja memperkenalkan jaranan ke ruang lingkup ponpes.

Tujuannya adalah ingin meminimalisir dan menghapus stigma jaranan yang penuh dengan nuansa syirik. Sehingga dampaknya selama ini, jaranan dijauhi oleh pelajar maupun santri di ponpes.

“Padahal kesenian Jaranan ini adalah perpaduan dari berbagai cabang seni, antara lain seni musik, seni rupa, seni tari dan seni peran,” terang Mbah Rocky.

Dalam setiap pertunjukan, lanjutnya, ada beberapa nilai yang bisa diambil. Antara lain, kebersamaan, keakraban, keindahan serta nilai pendidikan terutama Budi pekerti.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

”Dalam perjalanannya, seni jaranan banyak mengandung nilai-nilai kebersamaan, keakraban, dan nilai budi pekerti lainnya,” jelas satu-satunya perempuan yang memimpin group jaranan di Gresik.

Dari data yang diterima Lumbung Berita, Rocky dengan grupnya sudah merambah beberapa pondok pesantren di Gresik dan Lamongan. Seperti Ponpes Sunan Drajad Sumber Terang Bolo Ujung Pangkah, Madrasah TP Miftahul Ulum Kebon Agung dan yang terbaru di Ponpes Assa’adah Bunga Gresik.

Menanggapi hal ini, Ketua Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jatim, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, mengaku sangat apresiatif dengan langkah yang ditempuh oleh Aryo Krido Sanjoyo.

Sejauh ini, dirinya mencatat baru kelompok inilah yang memperkenalkan seni jaranan di pondok pesantren dan juga siswa Madrasah di Kota Santri, Gresik.

Menurut Bagong, hal ini bisa menjadi contoh dan rujukan grup seni tradisional lainnya untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang perlunya melakukan Pemajuan Kebudayaan sesuai amanah UU No. 5 /2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Ini sebuah langkah konkrit yang dilakukan Mbak Rocky dan bisa menjadi contoh seniman tradisional lainnya untuk terus melestarikan, mengembangkan serta memajukan kebudayaan, khususnya seni tradisi agar tidak terpinggirkan,” ulasnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!