Lumbung Berita
NEWS TICKER

Tiga Bak Batu di Kepulungan Dipastikan Benda Cagar Budaya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 4:22 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Tiga bak dari batu yang ditemukan di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu lalu (13/8/2022) dipastikan benda cagar budaya.

Kepastian ini didapat usai Tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta BPCB Kabupaten Pasuruan meninjau ke lokasi, Selasa (16/8/2022).

“Sudah kami lihat dan cek. Tiga benda itu termasuk benda cagar budaya,” terang Koordinator Jupel BPCB Kabupaten Pasuruan, Astono.

Meski sudah dinyatakan benda cagar budaya, tetapi Astono tidak bisa memastikan umur batu tersebut. Untuk detailnya, pihaknya lebih menunggu tim ahli.

“Sebagian orang mungkin sudah bisa menerka batu ini dibuat pada era siapa. Namun, untuk memastikan, dibutuhkan tim ahli,” jelasnya.

Keberadaan tiga bak di Wisata Sumber Air Panas Kepulungan sejatinya sedikit disayangkan. Menurutnya, benda cagar budaya seharusnya tetap berada di lokasi penemuan.

“Menurut undang-undang nya memang tak boleh dipindahkan, tetapi kami maklum, mungkin jarang yang tahu UU tersebut. Yang penting dirawat,” bebernya.

Keinginan Kades Kepulungan, Didik Hartono, merawat tiga bak tersebut ditanggapi positif oleh Astono.

Baca Juga : klik disini  Polemik Pos Loket Wisata Bromo di Desa Mororejo, ini kata Bacakades Mororejo..!

Pihaknya tak melarang benda-benda cagar budaya dikelola Pemdes. Asalkan dirawat dan dilestarikan.

“Enggak apa-apa, yang penting dijaga, dirawat, dan dilestarikan. Karena kalau tidak bisa merawat, maka benda itu akan diletakkan di museum,” tandasnya.

Sementara itu, dihubungi via telpon, Didik Hartono menerangkan alasan pihaknya menginginkan seluruh benda cagar budaya tetap berada di Desa Kepulungan.

Menurut Kades yang juga jago ilmu sipil ini, batu-batu tersebut adalah bagian dari sejarah Desa Kepulungan. Ia ingin sejarah itu dapat disaksikan dan dilestarikan oleh warga Kepulungan sendiri.

“Itu kan sebagai bagian dari peninggalan. Belum tentu tiap kabupaten ataupun kota ada peninggalan semacam ini,” paparnya.

Karena itu lah, ia tetap bertekad menemukan keseluruhan benda cagar budaya yang ada di Kepulungan. Tiga bak batu tersebut, sambungnya, hanya permulaan.

“Yang kita kuak masih 20 persen. Kedepannya, yang lama terpendam akan kita gali kembali. Teksturnya kan seperti bata-bata zaman kerajaan. Jadi kita buktikan saja nanti,” tutupnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!