Lumbung Berita
NEWS TICKER

Ungkap Kasus Pencurian, AKBP Rofiq Ripto Hilmawan Tekankan Pentingnya CCTV

Rabu, 5 Mei 2021 | 2:37 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menginginkan masyarakat peduli dengan sistem keamanan diri. Salah satunya lewat “Closed Circuit Television” (CCTV).

Pernyataan pria yang akrab dipanggil Rofiq itu disampaikan di Mapolres Pasuruan saat mengungkap kasus pencurian kotak amal, Rabu sore (05/05/2021).

“Kalau seandainya di setiap titik terpasang CCTV, saya yakin proses menekan keran kriminalitas ini bisa kita lakukan,” terang Rofiq.

Sebab, lanjutnya, adanya CCTV akan membuat pelaku kejahatan berpikir ulang ketika akan melancarkan aksinya.

“Pelaku kejahatan pasti akan pikir-pikir kalau mau melakukan aksinya. Makanya saya berharap masyarakat sadar pentingnya CCTV. Penting untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” paparnya.

Salah satu pelaku kejahatan yang terungkap berkat CCTV adalah pencurian kotak amal di Masjid Quba di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada 29 April 2021 lalu.

Aksi pelaku bernama Jike Ko Ming (54) terekam dengan sempurna. Pria kelahiran Balikpapan ini akhirnya bisa ditangkap hanya beberapa jam usai aksi pencuriannya.

“Kita mendapatkan identifikasi awal dari CCTV yang terpasang di Masjid Quba,” terang perwira dengan pangkat dua melati tersebut.

Baca Juga : klik disini  Beredar di Whatsapp, Penipu Mengaku sebagai AW

Ia ditangkap di rumahnya di Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto dan tak bisa mengelak dengan bukti-bukti yang ada.

“Ini yang membuat saya menginginkan tempat-tempat pelayanan publik sudah selayaknya dilengkapi sistem keamanan yang mumpuni. Semisal CCTV,” jelasnya.

Dihadapan sejumlah wartawan, Rofiq membeberkan bahwa pelaku mengambil isi kotak amal dengan cara merusak menggunakan obeng. Setelah berhasil memecahkan kotak, pelaku mengambil uang sejumlah Rp300 ribu.

“Menurut pengakuan pelaku, dia mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi dan menilai kondisi saat itu mendukung (sepi),” pungkas Rofiq.

Pelaku kini terancam penjara maksimal 7 tahun sesuai dengan Pasal 363 KUHP. Bersama pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya 1 buah obeng, 1 piyong kaos lengan panjang warna hijau, 1 potong celana jeans warna biru, 1 buah tas kain, 1 buah helm, 1 unit motor Honda Scoopy bernopol S 6835 S

Jurnalis : Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!