Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) menggelar Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Festival ini bertujuan memamerkan produk UMKM dan karya seni warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Produk Unggulan dari Warga Binaan
IPPAFest, berlangsung dari 21-23 April 2025, menampilkan beragam produk menarik. Acara ini dipromosikan melalui akun Instagram @ippa.fest.
Salah satu produk unggulan adalah pupuk organik cair dari Rutan Magetan, bermerek “Pupuk Rutan Magetan”. Pupuk ramah lingkungan ini terbuat dari limbah air cucian beras.
Selain pupuk, terdapat sambal “Deltapas” dari Lapas Situbondo dengan bahan dasar cabai dan ikan klothok. Kerupuk Lantang dari Lapas Narkotika Kelas II Tanjungpinang juga turut meramaikan festival.
Kerajinan tangan juga dipamerkan, seperti jam dinding kayu dari Rutan Kelas IIA Balikpapan. Pakaian khas Papua berbahan serat kayu Genemo dari Lapas Kelas III Manokwari juga menjadi daya tarik tersendiri.
Miniatur kapal tradisional dan lukisan karya WBP dari berbagai lembaga pemasyarakatan turut menambah kekayaan koleksi yang dipamerkan.
Penguatan UMKM Binaan Pemasyarakatan
IPPAFest merupakan bagian dari 13 Program Akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto. Program ini berfokus pada pendayagunaan WBP untuk meningkatkan produktivitas UMKM.
Dengan menyediakan wadah pemasaran seperti IPPAFest, diharapkan produk-produk UMKM binaan pemasyarakatan dapat lebih dikenal masyarakat luas.
Suksesnya IPPAFest: Harapan untuk Masa Depan
Partisipasi aktif dari berbagai lembaga pemasyarakatan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberdayakan WBP.
Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara ekonomi setelah menjalani masa pidana.
Keberhasilan IPPAFest diharapkan dapat menginspirasi program serupa di masa mendatang, dan semakin meningkatkan kualitas hidup para WBP serta meningkatkan perekonomian Indonesia.





