Mitra MBG Kalibata: Yayasan Belum Bayar, Usaha Buka Lagi!

Sebuah dapur mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Jakarta Selatan, melaporkan yayasan MBN atas dugaan penggelapan dana sebesar Rp 975.375.000.

Setelah melakukan mediasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dapur tersebut akan kembali beroperasi.

Bacaan Lainnya

Dapur MBG Kalibata Kembali Beroperasi

Kuasa hukum korban, Danna Harly, menyatakan dapur mitra MBG di Kalibata akan beroperasi kembali mulai besok.

Hal ini menyusul mediasi yang menghasilkan solusi positif antara pihak mitra dan BGN.

Klien Danna, Ibu Ira, pemilik dapur mitra MBG, ingin melanjutkan kerjasama demi menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto.

Meskipun ada dugaan penggelapan, Ibu Ira bersedia melanjutkan kerjasama dengan catatan adanya pembenahan dari pihak yayasan MBN.

Mediasi dan Kesepakatan

Mediasi sebelumnya menekankan keinginan Ibu Ira untuk melanjutkan program MBG.

Namun, keberlanjutan tersebut disyaratkan dengan pembenahan internal dari yayasan MBN.

Setelah mediasi bersama BGN, pembenahan tersebut telah disepakati dan dapur siap beroperasi kembali.

Biaya operasional dapur akan ditanggung sebagian oleh Ibu Ira dan mendapat bantuan dari BGN.

Peran Badan Gizi Nasional (BGN)

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan mediasi dilakukan karena adanya kesalahpahaman antara mitra dan yayasan MBN.

Ia meminta agar permasalahan internal ini tidak melibatkan BGN.

Klarifikasi Kepala BGN

Dadan Hindayana menegaskan bahwa urusan BGN dalam kasus ini telah selesai.

Ia telah meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalibata untuk kembali beroperasi.

BGN menekankan agar permasalahan internal antara mitra dan yayasan MBN diselesaikan secara terpisah.

Fokus BGN tetap pada kelancaran program MBG dan pemenuhan gizi masyarakat.

Dugaan Penggelapan Dana

Laporan dugaan penggelapan dana sebesar Rp 975.375.000 menjadi titik awal permasalahan ini.

Pihak dapur mitra MBG melaporkan yayasan MBN atas dugaan tersebut.

Meskipun terdapat masalah hukum yang sedang berjalan, operasional dapur MBG di Kalibata tetap menjadi prioritas.

Proses hukum dugaan penggelapan akan berjalan terpisah dari operasional dapur MBG.

Dengan kembali beroperasinya dapur MBG Kalibata, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Proses hukum terkait dugaan penggelapan akan dijalankan secara terpisah, memastikan agar tidak menghambat penyaluran bantuan makanan bergizi bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *