Telkomsel Bangun 8 Menara BTS Baru di Dharmasraya, Sumatera Barat
Solusi Konektivitas di Dharmasraya
Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, segera mendapatkan peningkatan akses komunikasi. Telkomsel berkomitmen membangun delapan menara BTS (Base Transceiver Station) baru di wilayah tersebut. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses jaringan telekomunikasi.
Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, menyampaikan informasi ini setelah tim Telkomsel melakukan survei lapangan di sejumlah titik blank spot. Ia berharap pembangunan BTS ini dapat mengurangi keterisoliran beberapa nagari di daerah tersebut.
Tim survei Telkomsel telah mengunjungi beberapa lokasi potensial. Di antaranya, Banai (Kecamatan Sembilan Koto) serta Sinamar dan Tanjung Alam (Kecamatan Asam Jujuhan).
Tahapan Pembangunan dan Apresiasi
Pembangunan BTS akan dilakukan bertahap. Tiga menara akan dibangun terlebih dahulu, disusul lima menara lainnya.
Bupati Dharmasraya, Annisa, menyampaikan terima kasih kepada Telkomsel dan Andre Rosiade atas dukungannya. Ia berharap proyek ini dapat meningkatkan akses komunikasi bagi masyarakat Dharmasraya.
Andre Rosiade mengapresiasi respon cepat dari Dirut Telkomsel, Nugroho, dan tim regional. Respon cepat ini menunjukkan komitmen Telkomsel terhadap aspirasi masyarakat.
Komitmen Telkomsel untuk Menjangkau Wilayah Terpencil
Dirut Telkomsel, Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau sinyal. Telkomsel akan melakukan upaya terbaik agar sinyalnya segera hadir di Dharmasraya.
Pembangunan BTS ini diharapkan dapat mendorong kemajuan di berbagai sektor di Dharmasraya. Peningkatan konektivitas akan mempermudah akses informasi, pendidikan, dan perekonomian bagi masyarakat setempat.
Proyek pembangunan menara BTS ini merupakan contoh nyata kolaborasi positif antara pemerintah, wakil rakyat, dan perusahaan swasta. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang memadai. Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi permasalahan konektivitas.





