Gubernur Bali Wayan Koster mendorong inovasi di sektor pertanian, terutama dalam pemanfaatan lahan kering. Ia menekankan pentingnya penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas.
Teknologi Pertanian Modern: Belajar dari Israel
Koster mengusulkan agar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali belajar dari Israel. Negara tersebut, meskipun minim lahan subur dan air, memiliki kemajuan pertanian yang signifikan.
Kemajuan Pertanian Israel
Teknologi pertanian Israel sangat maju. Mereka bahkan mampu memanfaatkan embun sebagai sumber air untuk tanaman.
Kritik terhadap Kinerja Dinas Pertanian Bali
Koster menyoroti kurangnya terobosan signifikan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali. Ia meminta agar dinas tersebut lebih proaktif dalam mengadopsi teknologi modern.
Penurunan Surplus Beras Lokal Bali
Surplus beras lokal Bali mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat potensi ancaman terhadap ketahanan pangan Bali.
Penyebab Penurunan Surplus Beras
Penurunan luas lahan sawah menjadi penyebab utama penurunan surplus beras. Ribuan hektare lahan produktif hilang setiap tahunnya akibat pembangunan pariwisata dan fasilitas lainnya.
Solusi untuk Ketahanan Pangan Bali
Pemanfaatan teknologi modern dan belajar dari negara maju seperti Israel dianggap penting. Inovasi dan efisiensi dalam pertanian sangat krusial untuk mengatasi ancaman krisis pangan di Bali.
Gubernur Koster berharap dengan langkah-langkah inovatif dan pembelajaran dari negara lain, Bali dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya. Ketahanan pangan Bali harus menjadi prioritas utama untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.





