Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Gebyar Khitan Gembira” di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini dipimpin Penasihat I DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf.
Khitan Massal dan Apresiasi Anak Disabilitas
Sebanyak 85 anak dari kelompok rentan, termasuk anak disabilitas, duafa, dan anak dengan afirmasi khusus, mengikuti khitanan massal di Ballroom Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
Acara ini tak hanya menyediakan layanan khitan massal, tetapi juga menjadi ajang apresiasi bagi anak-anak disabilitas berprestasi.
Dukungan Pemerintah untuk Kesejahteraan Anak Disabilitas
Fatma Saifullah Yusuf menekankan pentingnya perhatian dan kasih sayang terhadap anak-anak disabilitas, terutama dalam hal pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan tumbuh kembangnya.
Pemerintah, melalui Kemensos, terus berupaya mengatasi ketimpangan sosial melalui program ATENSI, salah satunya dengan kegiatan khitanan massal dan penyaluran bantuan.
Bantuan yang Disalurkan
Dalam acara tersebut, Fatma menyalurkan bantuan senilai Rp 55,1 juta kepada 85 anak.
Bantuan tersebut meliputi perlengkapan khitan dan nutrisi, alat bantu bagi anak disabilitas, dan tambahan modal usaha.
Kolaborasi dan Kesuksesan Acara
Kegiatan “Gebyar Khitan Gembira” merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta.
Fatma menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Hotel Grand Mercure Malang Mirama yang menyediakan lokasi acara.
Partisipasi Berbagai Pihak
Beberapa pihak yang mendukung acara ini antara lain Amil Zakat Nurul Hayat, Omah Gembira, dr. Sunat, Fatma Foundation, Sahabat Gempita, Elio, Wade Kalireco, dan Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita Malang.
Acara ini juga mengajak masyarakat untuk lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas, hidup berdampingan dengan nilai kemanusiaan yang sama.
Suasana Gembira dan Harapan Masa Depan
Acara dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan menarik dari anak-anak disabilitas, termasuk tari Remo, pembacaan Al-Quran, dan penampilan tari dan vokal.
Kesuksesan acara terlihat dari raut wajah gembira para peserta, seperti Rifan (13) yang lega telah dikhitan dan Isnaini Shafa (8) yang senang menerima kursi roda adaptif.
Selain bantuan yang diberikan di acara tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan ATENSI senilai Rp 1 miliar kepada 1.106 penerima manfaat lainnya di Malang Raya. Keberhasilan acara ini menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak dari kelompok rentan dan menekankan pentingnya inklusi sosial bagi penyandang disabilitas.





