Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan anggota DPRD Sumut yang mencekik pramugari di pesawat. Pihaknya tengah menyelidiki keterlibatan kader Golkar dalam insiden tersebut.
Anggota DPRD Sumut Diduga Ceki Pramugari di Pesawat
Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga anggota DPRD Sumut mencekik leher pramugari di dalam pesawat Wings Air rute Gunungsitoli-Medan Kualanamu. Insiden ini terjadi pada 13 April 2025 sebelum pesawat lepas landas.
Pihak Wings Air telah memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Perusahaan menyatakan bahwa penumpang tersebut, berinisial MZ, menolak mengikuti instruksi pramugari untuk memasukkan kopernya ke bagasi kargo.
Kronologi Kejadian Menurut Wings Air
MZ, penumpang dengan nomor kursi 19F, membawa koper berlabel bagasi tercatat ke kabin. Pramugari mengingatkannya sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional penerbangan.
Namun, MZ menolak instruksi dan bersikap tidak kooperatif. Bahkan, ia melakukan tindakan fisik berupa dorongan dan pencekikan terhadap pramugari setelah ditegur.
Akibat tindakannya, MZ diturunkan dari pesawat dan kasusnya tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak berwenang. Wings Air juga menempuh jalur hukum untuk melindungi awak pesawatnya.
Tanggapan Partai Golkar
Ahmad Doli Kurnia, Waketum Partai Golkar, menyatakan permintaan maaf jika MZ terbukti merupakan kader partai. Pihaknya akan memberikan teguran dan nasihat.
Doli menekankan pentingnya perilaku teladan dari wakil rakyat. Ia menilai tindakan MZ tidak pantas dan kurang mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.
Sikap yang Dipandang Tidak Tepat
Doli menegaskan bahwa perwakilan rakyat seharusnya mampu memberikan contoh perilaku yang baik. Permintaan keselamatan penumpang oleh pramugari seharusnya dipatuhi.
Doli juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik. Baik dari pihak awak pesawat maupun dari para penumpang. Semestinya permasalahan dapat diselesaikan tanpa kekerasan.
Langkah Hukum dan Kesimpulan
Wings Air telah menegaskan komitmennya untuk melindungi awak pesawat dan menciptakan penerbangan yang aman. Pihak maskapai sedang menempuh jalur hukum terkait insiden ini.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai etika dan perilaku wakil rakyat. Harapannya, insiden ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk selalu mengedepankan komunikasi dan kepatuhan terhadap peraturan demi keselamatan bersama.





