Sebanyak sebelas jenazah penambang emas korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan, telah diserahkan kepada keluarga mereka. Ini menambah total jenazah yang dikembalikan kepada keluarga menjadi dua belas.
Identifikasi dan Penyerahan Jenazah Korban KKB
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Adarma Sinaga, menyatakan bahwa tim gabungan berhasil mengidentifikasi sebelas jenazah korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh KKB yang menamakan diri Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.
Penyerahan jenazah dilakukan di Pos Kilometer 6 Yahukimo pada Senin, 14 April 2025. Proses ini melibatkan Satgas Ops Damai Cartenz dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Proses Identifikasi yang Melibatkan Tim Ahli
Proses identifikasi melibatkan Tim Dokkes Polri dan DVI Polri. Kerja sama antar instansi ini memastikan keakuratan identifikasi dan mengembalikan jenazah kepada keluarga yang berhak.
Identifikasi yang teliti menjadi kunci penting agar proses penyerahan jenazah berjalan lancar dan memberikan kepastian kepada keluarga korban.
Satu Jenazah Sudah Diserahkan Sebelumnya
Sebelumnya, satu jenazah korban, atas nama Ariston Kamma, telah diserahkan kepada keluarganya pada Kamis, 10 April 2025. Penyerahan jenazah ini dilakukan di lokasi kejadian di Pegubin.
Penyerahan jenazah Ariston Kamma menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk mengembalikan korban kepada keluarga mereka dengan cara yang layak dan bermartabat.
Komitmen Pemerintah untuk Memastikan Keadilan
Penyerahan seluruh jenazah ini menandakan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan kasus ini dan memastikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.
Proses ini juga menunjukkan upaya pemerintah untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya upaya-upaya untuk menciptakan perdamaian dan keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Semoga kasus ini dapat segera terselesaikan dan tidak terulang kembali. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat setempat.





