Polsek Ciputat Timur menunjukkan kepedulian terhadap tiga bocah, R (7), H (7), dan ARG (9), yang diduga menjadi korban pelecehan seksual. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Asqar Sodiq, memimpin langsung kunjungan untuk memberikan dukungan.
Dukungan Kepada Korban Pelecehan Seksual
Kunjungan dilakukan pada Selasa (15/4/2025) dan melibatkan jajaran Polsek Ciputat Timur, termasuk Panit II Binmas Ipda Linny dan Bhabinkamtibmas Aiptu Asep Sugiarto.
Selain memberikan dukungan moral, pihak kepolisian juga menyerahkan tali asih kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan kepedulian.
Kepedulian dan Upaya Pencegahan
Kompol Bambang Asqar Sodiq menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan dukungan kepada korban dan keluarga mereka.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak.
Langkah-langkah yang Dilakukan Pihak Kepolisian
Selain mengunjungi keluarga korban, pihak kepolisian juga melakukan kunjungan ke warga Gang Siap, RT 06 RW 02, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.
Kunjungan ini sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan pasca terungkapnya kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
Pemantauan dan Imbauan Keamanan
Polisi aktif melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan jika melihat hal-hal mencurigakan.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.
Proses Hukum Terhadap Terduga Pelaku
Kasus dugaan pelecehan seksual ini ditangani oleh Polres Tangerang Selatan. Terduga pelaku, AA (34), merupakan warga Cipondoh, Kota Tangerang.
Proses hukum terhadap terduga pelaku terus berjalan, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini.
Kejadian ini menyoroti pentingnya perlindungan anak dari kekerasan seksual. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, keluarga, dan masyarakat, sangat krusial dalam upaya pemulihan korban dan pencegahan kasus serupa di masa depan. Semoga kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih peduli dan waspada terhadap potensi ancaman terhadap anak-anak.





