Trump Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus: Kisah Tak Terduga

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan akan menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Roma. Ia akan datang bersama Ibu Negara Melania Trump. Pengumuman ini disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social.

Tanggal pasti pemakaman belum diumumkan. Rencana kunjungan Trump ke Roma pun belum dipastikan apakah akan digabungkan dengan kunjungan sebelumnya yang telah dijadwalkan.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Trump di Pemakaman Paus Fransiskus

Trump menyatakan kesedihannya atas berpulangnya Paus Fransiskus melalui unggahan di Truth Social. Ia menulis, “Beristirahatlah dalam damai Paus Fransiskus! Semoga Tuhan memberkatinya dan semua yang mencintainya!”

Sebagai bentuk penghormatan, Trump juga memerintahkan bendera AS dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih dan gedung-gedung federal di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan rasa hormat pemerintah AS terhadap pemimpin spiritual Katolik global tersebut.

Reaksi Pejabat AS Lainnya Terhadap Kepergian Paus Fransiskus

Selain Trump, sejumlah pejabat AS lainnya juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas kepergian Paus Fransiskus. Presiden Joe Biden, seorang Katolik Roma, memuji mendiang Paus sebagai figur yang unik dan berpengaruh.

Biden mengungkapkan kekagumannya terhadap Paus Fransiskus melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), disertai foto bersama mendiang Paus. Ia menyebut Paus Fransiskus sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di zaman kita.

Tanggapan Berbagai Pihak atas Meninggalnya Paus Fransiskus

Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang juga seorang Katolik, turut menyampaikan kesedihannya dan menyampaikan doa bagi ketenangan jiwa Paus Fransiskus.

Hakeem Jeffries, tokoh Demokrat di DPR, mengingat pidato Paus Fransiskus tahun 2015 di hadapan Kongres AS sebagai acara yang sukses dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ia juga memuji kepemimpinan Paus Fransiskus yang merendah dan melayani kaum miskin.

Kamala Harris, mantan wakil presiden AS, mengungkapkan kekagumannya terhadap Paus Fransiskus sebagai pemimpin visioner yang dedikasinya pada pelayanan dan keadilan sangat menginspirasi. Ia menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok yang mendorong perlindungan planet, gereja yang lebih inklusif, dan kepedulian terhadap semua anak Tuhan, terutama yang paling rentan.

Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka mendalam bagi dunia, termasuk Amerika Serikat. Tanggapan dari berbagai kalangan, mulai dari Presiden hingga tokoh politik lainnya, menunjukkan betapa besar pengaruh dan rasa hormat yang diberikan kepada pemimpin spiritual tersebut. Kehadiran Trump di pemakaman menjadi simbol penghormatan dari pemerintah AS atas jasa dan kontribusi Paus Fransiskus bagi dunia. Pengabdian Paus Fransiskus terhadap kemanusiaan dan ajarannya akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *