DPR Berduka: Anggota Komisi IX, Alamuddin, Meninggal Kecelakaan

DPR Berduka: Anggota Komisi IX, Alamuddin, Meninggal Kecelakaan
DPR Berduka: Anggota Komisi IX, Alamuddin, Meninggal Kecelakaan

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Alamuddin Dimyati Rois (Gus Alam), telah meninggal dunia pada Selasa, 6 Mei 2025. Kabar duka ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, di tengah rapat dengar pendapat dengan Kepala Badan Gizi Nasional.

Komisi IX DPR RI menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Gus Alam. Almarhum sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI dan pernah bertugas di Komisi IX pada periode sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Duka Cita dari Komisi IX DPR RI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyampaikan kabar duka tersebut di awal rapat. Ia mengajak seluruh peserta rapat untuk memanjatkan doa untuk almarhum.

Para pimpinan dan anggota Komisi IX menyampaikan rasa belasungkawa dan mendoakan agar Gus Alam mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Suasana rapat pun dipenuhi dengan kesedihan.

Putih Sari juga menyampaikan bahwa Gus Alam, yang akrab disapa Gus Alam, pernah menjadi bagian dari Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan.

Riwayat Hidup dan Karier Gus Alam

Alamuddin Dimyati Rois, selain sebagai anggota DPR RI Fraksi PKB, juga aktif dalam kegiatan keagamaan.

Ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah dan pengasuh PP Al-Fadllu wal Fadillah di Kaliwungu, Kendal.

DPW PKB Jawa Tengah juga menyampaikan duka cita melalui unggahan di akun Instagram resminya. Mereka turut berbela sungkawa atas kepergian KH. Alamuddin Dimyati Rois.

Kronologi Meninggalnya Gus Alam

Gus Alam meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, ia mengalami kecelakaan di Tol Pemalang, Jawa Tengah. Kabar meninggalnya Gus Alam dikonfirmasi oleh Ketua DPP PKB, Syaiful Huda.

Syaiful Huda menyampaikan harapan agar almarhum husnul khatimah dan memanjatkan doa Al-Fatihah.

Kepergian Gus Alam merupakan kehilangan besar bagi keluarga, partai, dan dunia politik Indonesia. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Selamat jalan, Gus Alam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *