Ijazah adalah dokumen penting yang membuktikan kelulusan pendidikan seseorang. Keasliannya sangat krusial, baik untuk keperluan pekerjaan maupun administrasi lainnya. Sayangnya, kasus pemalsuan ijazah masih terjadi, mengingat kemudahan akses teknologi dan informasi. Oleh karena itu, memahami cara mengenali dan memverifikasi ijazah asli sangat penting. Artikel ini akan membahas ciri-ciri fisik ijazah asli dan metode verifikasi digital yang dapat diandalkan.
Ciri Fisik Ijazah Asli: Panduan Awal Verifikasi
Pemeriksaan fisik merupakan langkah awal yang efektif dalam mendeteksi ijazah palsu. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah memberikan panduan mengenai hal ini. Pertama, perhatikan kualitas kertas. Ijazah resmi dicetak di Perum Peruri menggunakan kertas khusus yang lebih tebal dan kuat daripada kertas biasa.
Kedua, periksa keberadaan hologram. Hologram pada ijazah asli terintegrasi langsung dengan kertas dan tak bisa dilepas tanpa merusak dokumen. Berbeda dengan stiker hologram palsu yang mudah dilepas. Ketiga, setiap ijazah memiliki nomor seri unik. Nomor ini terdaftar dalam database resmi dan menjadi kunci identifikasi keaslian ijazah.
Verifikasi Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
Untuk ijazah jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA), verifikasi dapat dilakukan melalui situs Data Pokok Pendidikan Kemdikbud di https://nisn.data.kemdikbud.go.id/. Prosesnya cukup mudah dan dapat dilakukan secara online.
Berikut langkah-langkahnya:
- Akses situs Data Pokok Pendidikan Kemdikbud.
- Masukkan NISN dan nama ibu kandung pemilik ijazah.
- Masukkan kode verifikasi yang ditampilkan.
- Klik “Cari Data” untuk memulai pencarian.
Jika data ditemukan, maka informasi siswa akan ditampilkan, membuktikan keaslian ijazah tersebut.
Verifikasi Ijazah Perguruan Tinggi: Menggunakan SIVIL dan Forlap
Lulusan perguruan tinggi dapat memverifikasi ijazah melalui Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL) Kemdikbudristek di https://ijazah.kemdikbud.go.id/. SIVIL memberikan informasi detail mengenai keaslian ijazah.
Proses verifikasi di SIVIL meliputi pengisian formulir dengan data perguruan tinggi, program studi, nomor ijazah, dan kode keamanan. Setelah data lengkap, klik “Verifikasi”. Hasil verifikasi akan menunjukkan apakah ijazah terdaftar dalam sistem atau tidak. Informasi seperti nama lulusan, NIM, tanggal lulus, dan program studi akan ditampilkan jika ijazah sah.
Bagi lulusan sebelum tahun akademik 2002/2003, data mungkin tidak tersedia di SIVIL. Dalam hal ini, hubungi langsung pihak kampus untuk verifikasi. Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan situs Forlap Ristekdikti di https://forlap.kemdikbud.go.id/mahasiswa. Situs ini memungkinkan pencarian data mahasiswa berdasarkan nama, NIM, dan nama perguruan tinggi.
Langkah-langkah Verifikasi di Forlap Ristekdikti
- Kunjungi situs Forlap Ristekdikti.
- Masukkan nama perguruan tinggi, nama mahasiswa, atau NIM.
- Masukkan kode keamanan.
- Klik “Cari Mahasiswa”.
Data mahasiswa akan ditampilkan jika ijazah tersebut sah dan terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Menghindari ijazah palsu membutuhkan ketelitian dan verifikasi yang menyeluruh. Memeriksa ciri fisik ijazah dan melakukan verifikasi online melalui platform resmi Kemdikbudristek merupakan langkah penting yang harus dilakukan. Dengan begitu, Anda dapat memastikan keaslian ijazah dan menghindari potensi masalah di kemudian hari. Kehati-hatian dan verifikasi yang teliti akan melindungi Anda dari penipuan dan memastikan validitas dokumen pendidikan Anda.





