Peran Perempuan: Kunci Penguatan SDM Unggul, Kata Ketua MPR

Peran Perempuan: Kunci Penguatan SDM Unggul, Kata Ketua MPR
Peran Perempuan: Kunci Penguatan SDM Unggul, Kata Ketua MPR

Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, menekankan peran krusial perempuan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam seminar ‘Kepemimpinan Perempuan untuk Indonesia Maju dan Sejahtera’ yang diselenggarakan oleh Korps HMI Wati (KOHATI) dan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) di Jakarta, Jumat (23/5).

Muzani mengapresiasi dedikasi Forhati yang aktif berkontribusi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, dan politik. Ia menyebut pengorbanan para anggota Forhati sebagai bukti nyata kepedulian terhadap bangsa.

Bacaan Lainnya

Peran Perempuan dalam Sejarah dan Masa Kini

Muzani menjabarkan kontribusi perempuan dalam sejarah Indonesia, mengingatkan bahwa sejak kemerdekaan, perempuan telah aktif di berbagai sektor pemerintahan. Contohnya, Siti Soendari yang diangkat Presiden Soekarno sebagai hakim pertama pada 1954.

Menurutnya, partisipasi perempuan dalam politik dan pemerintahan menunjukkan Indonesia cukup maju dalam memberikan ruang bagi peran perempuan. Hal ini menjadi bukti komitmen Indonesia terhadap kesetaraan gender.

Tantangan SDM dan Nilai-Nilai Kebangsaan

Namun, Muzani juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia, yaitu rendahnya kualitas SDM. Banyak yang hanya menyelesaikan pendidikan hingga SMP, sementara yang melanjutkan ke jenjang sarjana hanya sekitar 10 persen.

Rendahnya kualitas SDM ini menjadi hambatan besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, partisipasi semua pihak, termasuk perempuan, sangat penting untuk memperkuat SDM bangsa.

Selain itu, Muzani juga menyinggung masalah pragmatisme yang kian marak di berbagai sektor, termasuk politik. Banyak yang mengejar popularitas instan tanpa proses kerja keras dan sosialisasi yang memadai.

Peran KOHATI dalam Memperkuat Nilai-Nilai

Muzani berharap KOHATI dapat terus memegang teguh nilai-nilai perjuangan dan berkontribusi bagi bangsa. Ia percaya bahwa KOHATI akan mampu menghadapi tantangan tersebut dan terus memperjuangkan nilai-nilai luhur bangsa.

HMI dan KOHATI, baik anggotanya yang senior maupun generasi muda, didorong untuk terus aktif berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Peran perempuan, khususnya, sangat vital dalam mencapai tujuan tersebut.

Dengan semangat kebangsaan yang kuat dan komitmen untuk meningkatkan kualitas SDM, Indonesia diharapkan dapat mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Peran perempuan dalam hal ini tidak bisa lagi diabaikan dan harus terus didorong.

Perjuangan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, sehingga Indonesia dapat menjadi negara maju yang bermartabat dan sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *