Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), beserta istri, Aliya Rajasa Yudhoyono, menunaikan ibadah salat Idul Adha di Masjid Agung Darul Falah, Pacitan, Jawa Timur, Jumat pagi (6/6/2025). Keduanya terlihat khusyuk menjalankan ibadah bersama para jamaah lainnya.
Usai melaksanakan salat Id, Ibas dan Aliya secara langsung menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi kepada Takmir Masjid Agung Darul Falah, Wasi Prayitno. Penyerahan dilakukan di halaman masjid dan disaksikan oleh banyak jamaah serta warga sekitar. Acara berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan.
Ibas dan Aliya Berharap Kurban Memberikan Manfaat Luas
Ibas menyampaikan harapannya agar kurban yang diberikan dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi semua. Ia juga berharap dapat memperkuat rasa cinta kepada Allah SWT serta mengajarkan nilai pengorbanan dan solidaritas sosial.
Kurban ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di Pacitan dan sekitarnya. Ibas dan Aliya mendoakan agar seluruh masyarakat Indonesia senantiasa diberikan kebahagiaan, kemajuan, dan kesejahteraan.
Doa dan Apresiasi dari Takmir Masjid Agung Darul Falah
Ketua Takmir Masjid Agung Darul Falah, Wasi Prayitno, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hewan kurban yang diberikan Ibas dan Aliya. Ia mendoakan agar keluarga besar Bapak SBY dan keluarga Ibas selalu diberikan perlindungan, rezeki, dan kesehatan oleh Allah SWT.
Wasi Prayitno juga mengapresiasi komitmen Ibas yang telah beberapa kali berkurban di masjid tersebut. Hewan kurban yang disumbangkan akan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.
Penutup Kunjungan Kerja Ibas di Dapil Jawa Timur VII
Shalat Idul Adha di Pacitan menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Ibas di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII. Dalam kunjungan tersebut, Ibas menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat.
Memilih melaksanakan salat Id di kampung halamannya merupakan wujud kedekatan emosional dan komitmen Ibas terhadap masyarakat Pacitan. Hal ini menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah asal dan warganya.
Ibas menyatakan rasa syukurnya dapat melaksanakan ibadah Idul Adha di tengah masyarakat Pacitan. Ia berharap kunjungannya ini membawa manfaat bagi masyarakat setempat.
Kegiatan berkurban ini sekaligus menjadi simbol pengabdian Ibas kepada masyarakat dan tanah kelahirannya. Semoga semangat kepedulian dan pengorbanan ini terus menginspirasi banyak pihak. Kunjungan Ibas ke Pacitan ini juga menunjukkan pentingnya pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. Semoga hal ini menjadi contoh bagi para pemimpin lainnya.





