Penyelidikan dugaan eksploitasi mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) di Taman Safari Indonesia telah dimulai. Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, telah melakukan audiensi dengan mantan pemain sirkus tersebut.
Dalam audiensi tersebut, terungkap beberapa aduan terkait dugaan praktik kekerasan dan perbudakan.
Dugaan Kekerasan dan Perbudakan di OCI
Mugiyanto mengungkapkan adanya potensi berbagai tindak pidana di OCI. Banyak aduan kekerasan yang masuk.
Masalah identitas para mantan pemain juga menjadi sorotan. Mereka banyak yang tidak mengetahui asal-usul dan orang tua mereka.
Kesaksian Mantan Pemain Sirkus
Vivi, salah satu mantan pemain, mengaku tidak mengetahui bagaimana ia bergabung dengan OCI. Ia menyatakan sudah berada di tempat latihan sejak usia dua tahun.
Vivi juga menceritakan pengalamannya mendapat perlakuan kasar dan hukuman, termasuk dimasukkan ke kandang harimau selama tiga hari.
Butet, mantan pemain lainnya, juga mengalami hal serupa. Ia tidak ingat kapan bergabung dengan OCI, namun mengatakan dirinya dilatih sejak usia sekitar dua tahun.
Kedua mantan pemain tersebut menggambarkan masa kecil mereka di OCI sebagai masa yang penuh kekerasan dan tanpa kejelasan identitas.
Tanggapan Taman Safari Indonesia
Pihak Taman Safari Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan dugaan eksploitasi anak ini.
Pertanyaan mengenai keterlibatan manajemen Taman Safari Indonesia dalam dugaan praktik eksploitasi ini masih menunggu penjelasan resmi.
Program DetikSore: Aturan Baru Gubernur Jabar & Permainan Tradisional
Program DetikSore hari ini akan membahas aturan baru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melarang kegiatan meminta sumbangan di jalan raya.
Selain itu, DetikSore akan menampilkan kisah komunitas yang berupaya melestarikan permainan tradisional anak-anak di era digital.
DetikSore disiarkan langsung setiap Senin-Jumat pukul 15.30-18.00 WIB di 20.detik.com dan TikTok detikcom.
Acara ini juga akan membahas analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG.
Kasus dugaan eksploitasi di OCI ini menjadi sorotan penting, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kehidupan anak-anak. Penting untuk menantikan hasil investigasi dan langkah-langkah yang akan diambil untuk melindungi hak-hak anak.





