Seorang nenek berusia 61 tahun, Titin, selamat dari longsor yang menimpa rumahnya di Bogor Selatan. Ia tertimbun reruntuhan, namun selamat karena terlindungi oleh kasur.
Nenek Selamat Berkat Kasur
Warga setempat, Nurohman (60), menjelaskan Titin berada di bawah kasur saat kejadian. Tanpa kasur, kemungkinan besar ia akan tertimpa puing-puing bangunan.
Titin langsung dilarikan ke rumah sakit setelah dievakuasi. Ia mengalami luka-luka namun kondisinya stabil.
Proses Evakuasi yang Menantang
Evakuasi Titin berlangsung lama karena warga harus mencari posisinya terlebih dahulu. Tangan Titin yang menjulur ke atas menjadi petunjuk keberadaannya.
Kesulitan muncul karena rambut panjang Titin terjepit puing-puing. Warga harus hati-hati mengangkat puing-puing agar tidak melukai Titin.
Kendala Rambut Panjang
Rambut Titin yang panjang menjadi kendala tersendiri dalam proses evakuasi. Rambutnya terjepit puing-puing, sehingga proses pengangkatan harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati.
Korban Lainnya dan Kondisi Terkini
Selain Titin, seorang remaja putri bernama Fitria (13) juga menjadi korban. Ia mengalami luka di kepala dan kaki akibat terjatuh saat rumah ambruk.
Fitria tidak tertimbun reruntuhan, namun mengalami cedera cukup serius dan juga mendapatkan perawatan medis.
Kejadian longsor ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, khususnya di daerah rawan longsor. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih peduli dan siap menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang. Semoga Titin dan Fitria segera pulih dan kembali sehat.





