Rekonstruksi kasus penembakan tiga anggota Polri di Lampung mengungkap fakta mengejutkan terkait tersangka Kopda Basar. Ia ternyata juga mengelola bisnis judi koprok.
Kopda Basar dan Bisnis Judi
Penyelidikan Denpom II/3 Lampung menemukan lokasi judi koprok yang dikelola Kopda Basar berada dekat dengan arena judi sabung ayam.
Selama rekonstruksi, terungkap Kopda Basar membersihkan kedua lokasi judi tersebut sebelum peristiwa penembakan terjadi.
Keberadaan Judi Koprok dan Sabung Ayam
Kedekatan lokasi judi koprok dan sabung ayam menunjukkan adanya kemungkinan keterkaitan antara kedua aktivitas ilegal tersebut.
Hal ini membutuhkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan aktor lain yang terlibat.
Aktivitas Kopda Basar Sebelum Penembakan
Sebelum penembakan, Kopda Basar berinteraksi dengan beberapa saksi yang juga merupakan pemain judi sabung ayam.
Ia juga sempat menitipkan senjata api miliknya sebelum peristiwa berdarah tersebut terjadi.
Peran Aiptu Kapri Sucipto
Aiptu Kapri Sucipto, anggota Brimob Polda Sumatera Selatan, juga dihadirkan dalam rekonstruksi.
Ia datang ke lokasi kejadian membawa dua ekor ayam untuk dijual dan terlibat dalam aktivitas perjudian sabung ayam.
Aiptu Kapri Sebagai Tersangka Judi Sabung Ayam
Aiptu Kapri Sucipto telah ditetapkan sebagai tersangka judi sabung ayam dan ditahan di Mapolda Lampung.
Ia dijerat dengan Pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun.
Aktivitas Aiptu Kapri di TKP
Sekitar pukul 16.00 WIB, Aiptu Kapri Sucipto tiba di lokasi membawa dua ekor ayam.
Di lokasi, ia menjual ayam, mengadu ayam, dan beristirahat di warung sebelum peristiwa penembakan terjadi.
Kesimpulan Rekonstruksi
Rekonstruksi kasus penembakan ini tidak hanya mengungkap peran Kopda Basar sebagai pelaku penembakan, tetapi juga keterlibatannya dalam bisnis judi koprok dan keterkaitannya dengan arena judi sabung ayam.
Peran Aiptu Kapri Sucipto sebagai tersangka judi sabung ayam semakin memperkuat dugaan adanya jaringan perjudian di lokasi kejadian. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap seluruh jaringan dan motif di balik peristiwa ini.





