CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut mencakup diskusi dan makan siang bersama.
Pembahasan utama berpusat pada Danantara dan rencana peninjauan asesmen terhadap petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Peninjauan ini merupakan arahan Prabowo dalam Townhall Meeting Danantara sebelumnya.
Pembahasan Revitalisasi BUMN
Rosan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut untuk menyampaikan perkembangan kegiatan Danantara. Salah satu fokus utama adalah asesmen ulang terhadap direksi dan komisaris BUMN.
Prabowo menekankan pentingnya memilih petinggi BUMN yang memiliki jenjang karier jelas dan integritas tinggi. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola BUMN.
Kriteria Pemilihan Petinggi BUMN
Rosan menambahkan bahwa Prabowo menginginkan talenta terbaik untuk menduduki posisi strategis di BUMN. Sistem meritokrasi yang mumpuni akan menjadi dasar pemilihannya.
Prabowo menginginkan pemilihan berdasarkan prestasi dan integritas. Hal ini bertujuan untuk memastikan BUMN dikelola oleh individu-individu yang kompeten dan berdedikasi.
Arahan Prabowo untuk Evaluasi BUMN
Sebelumnya, Prabowo telah menyerukan evaluasi menyeluruh manajemen BUMN. Evaluasi ini meliputi aspek watak, akhlak, dan prestasi para direksi dan komisaris.
Direksi BUMN yang malas, melakukan praktik tidak benar, atau menyalahgunakan wewenang akan diganti. Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kinerja BUMN.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo setelah Townhall Meeting Danantara di JCC Senayan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh manajemen BUMN.
Pertemuan tersebut menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen BUMN. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap BUMN.
Secara keseluruhan, pertemuan antara Rosan Roeslani dan Prabowo Subianto ini menekankan komitmen untuk memperbaiki tata kelola dan kinerja BUMN. Pemilihan pemimpin yang kompeten dan berintegritas menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Proses evaluasi dan peninjauan akan terus dilakukan untuk memastikan BUMN dikelola secara efektif dan efisien. Hal ini penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan demikian, diharapkan BUMN dapat menjalankan perannya sebagai penggerak perekonomian nasional dengan lebih baik. Peningkatan kinerja BUMN akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.





