Bali Menuju Energi Bersih: Wira Energi Luncurkan LNG Tabanan

Bali Menuju Energi Bersih: Wira Energi Luncurkan LNG Tabanan
Bali Menuju Energi Bersih: Wira Energi Luncurkan LNG Tabanan

PT Wira Energi Resmikan Fasilitas Niaga LNG Pertama di Bali, Dorong Transisi Energi Bersih

Perusahaan swasta nasional PT Wira Energi (WE) menorehkan sejarah baru dalam industri energi Indonesia. Pada Kamis, 29 Mei 2025, WE resmi meluncurkan fasilitas niaga Liquefied Natural Gas (LNG) pertamanya di Bali, tepatnya di Meliling, Tabanan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan kerja sama dengan pelanggan LNG. Langkah ini dinilai krusial dalam mempercepat transisi energi di Pulau Dewata dan mendukung target Net Zero Emission.

Bacaan Lainnya

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat distribusi LNG strategis untuk sektor komersial dan industri di Bali. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor seperti LPG dan solar.

Penguatan Infrastruktur Distribusi LNG: Komitmen PT Wira Energi untuk Bali

Pembangunan fasilitas LNG di Tabanan merupakan bukti nyata komitmen PT Wira Energi dalam menyediakan akses energi bersih dan efisien, sekaligus mendukung produksi dalam negeri. Founder & CEO PT Wira Energi, Wira Rahardja, menyatakan bahwa ini hanyalah langkah awal dari rencana ekspansi perusahaan di berbagai titik strategis Indonesia.

PT Wira Energi telah sukses memimpin pengembangan pabrik likuifaksi LNG pertama di Jawa. Kini, dengan fasilitas di Bali, perusahaan optimis dapat mempercepat transisi energi nasional menuju keberlanjutan.

Dukungan Pemerintah dan Potensi Gas Bumi Indonesia

Inisiatif PT Wira Energi mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah. Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Monitoring dan Evaluasi Infrastruktur Migas, Dr. Anggawira, MM, MH, menekankan besarnya potensi gas bumi Indonesia dan peluang Bali untuk mencapai kemandirian energi.

Bali memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi hijau. Pemanfaatan gas bumi dalam negeri menjadi kunci untuk mencapai ketahanan dan kemandirian energi di daerah ini.

Target Net Zero Emission Nasional

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas ESDM, Laode Sulaeman, ST, MT, mengingatkan bahwa target Net Zero Emission nasional tahun 2060 masih jauh dari capaian. Indonesia baru mencapai sekitar 15% bauran energi terbarukan.

Pemanfaatan gas bumi dalam negeri dinilai sebagai solusi tepat untuk menjembatani transisi energi. Pengurangan konsumsi bahan bakar minyak dan pengembangan teknologi bersih untuk pembangkit berbasis batu bara perlu segera direalisasikan.

Keunggulan LNG PT Wira Energi dan Sistem Distribusi Inovatif

LNG dari PT Wira Energi menawarkan sejumlah keunggulan. Harganya lebih kompetitif dibandingkan energi fosil impor.

LNG juga lebih ramah lingkungan, mengurangi emisi CO₂ sekitar 25 persen. Sistem microbulk yang digunakan ringkas, hemat ruang, dan mudah dipasang, sehingga meminimalisir gangguan operasional.

Sistem Smart Meter dan Mobile Refueling Unit

PT Wira Energi mengintegrasikan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau konsumsi gas secara *real-time*. Pelanggan dapat melihat sisa stok dan menerima pengiriman ulang otomatis.

Sistem ini memberikan transparansi dan efisiensi. Pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian aktual. Pengiriman LNG dijamin lancar berkat armada Mobile Refueling Unit (MRU) yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Bali.

Didirikan pada tahun 2013, PT Wira Energi berkomitmen untuk menyediakan solusi distribusi energi gas alam yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Perusahaan melayani berbagai sektor, termasuk sektor Horeka, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan industri. Dengan fasilitas LNG terbarunya di Bali, PT Wira Energi memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan transisi energi di Indonesia. Inovasi teknologi dan komitmen terhadap keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan perusahaan ini dalam menjawab tantangan energi masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *