Rp 22 Miliar: Hadiah Temukan Anak Hilang 22 Tahun!

Seorang pengusaha asal China, Xie Yue, berhasil menemukan kembali putranya, Xie Haonan, setelah hilang selama hampir 24 tahun. Kisah ini bermula dari penculikan Xie Haonan yang saat itu berusia dua tahun oleh seorang penjual buah di Shenzhen pada Januari 2001.

Pencarian Panjang dan Hadiah Jutaan Yuan

Selama lebih dari dua dekade, Xie Yue tak henti-hentinya mencari sang putra. Upaya pencariannya bahkan melibatkan penawaran hadiah fantastis sebesar 10 juta yuan (Rp 22,6 miliar) pada tahun 2023.

Bacaan Lainnya

Hadiah besar ini bertujuan untuk menghimpun informasi terkait keberadaan Xie Haonan. Langkah tersebut menarik perhatian luas media dan masyarakat, meningkatkan harapan Xie Yue untuk menemukan putranya.

Xie Yue, pemilik empat perusahaan garmen, mengungkapkan keputusasaannya dan harapannya agar hadiah tersebut dapat membantunya menemukan anaknya. Ia berusia 51 tahun saat itu dan telah berjuang selama 22 tahun.

Reuni Haru Setelah Pencocokan DNA

Akhirnya, pada awal Maret 2025, polisi Shenzhen memberi kabar gembira kepada Xie Yue. Mereka telah menemukan putranya melalui basis data DNA nasional.

Setelah serangkaian tes dan pemeriksaan ulang yang ketat, konfirmasi positif pun diterima. Xie Yue mengumumkan kabar bahagia tersebut di media sosial pada 14 Maret 2025.

Bersamaan dengan penemuan Xie Haonan, polisi juga berhasil menangkap penjual buah yang menculiknya 24 tahun lalu. Penangkapan ini menjadi penutup kasus penculikan yang telah lama menggantung.

Xie Yue meluapkan kegembiraannya secara daring, menggambarkan rasa lega yang mendalam setelah puluhan tahun pencarian. Ia merasakan kebebasan dan dapat menjalani kehidupan normal kembali.

Sebagai ungkapan rasa syukur, Xie Yue memberikan Xie Haonan sebuah sedan Mercedes-Benz senilai 3 juta yuan (Rp 6,78 miliar) dan sejumlah uang untuk pendidikan. Namun, tawaran tersebut ditolak Xie Haonan.

Xie Haonan menjelaskan bahwa ia kini bertugas di angkatan bersenjata China dan tengah menempuh pendidikan magister (S2). Ia merasa tidak membutuhkan hadiah tersebut.

Kisah reuni keluarga Xie Yue dan Xie Haonan menjadi bukti kegigihan dan kekuatan cinta seorang ayah. Penemuan ini juga menunjukan efektivitas basis data DNA nasional dalam memecahkan kasus kejahatan, khususnya penculikan anak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *