Bank Mandiri menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, Selasa (25/3), di Jakarta Selatan. Agenda utamanya meliputi persetujuan laporan keuangan dan perubahan susunan pengurus.
Delapan Agenda Penting RUPST Bank Mandiri
RUPST Bank Mandiri membahas delapan poin penting. Di antaranya persetujuan laporan tahunan dan keuangan, penggunaan laba bersih, serta penetapan gaji direksi dan komisaris.
Agenda lainnya meliputi persetujuan penunjukan akuntan publik, pengkinian rencana aksi korporasi, dan perubahan anggaran dasar. Termasuk juga persetujuan rencana buyback saham.
Perubahan susunan pengurus menjadi salah satu agenda utama RUPST. Hal ini sesuai dengan Pasal 11 ayat (10) dan Pasal 14 ayat (12) Anggaran Dasar Perseroan.
Perubahan Pengurus dan Posisi Direksi yang Kosong
Beberapa direksi Bank Mandiri kini beralih ke posisi lain. Rohan Hafas dan Agus Dwi Handaya bergabung dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Aquarius Rudianto, direksi Bank Mandiri, kini juga menjabat di BRI. Hal ini diputuskan pada RUPST BRI kemarin, 24 Maret 2024.
Toni E. B. Subari (Direktur Operasi) dan Sigit Prastowo (Direktur Keuangan dan Strategi) masa jabatannya berakhir. Akibatnya, terdapat lima posisi direksi Bank Mandiri yang saat ini kosong.
Perubahan susunan pengurus ini menjadi sorotan utama dalam RUPST Bank Mandiri. Proses pengisian posisi direksi yang kosong akan menjadi perhatian para pemegang saham.
Dinamika pergantian dan penambahan direksi ini mencerminkan strategi Bank Mandiri dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor perbankan. Perubahan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan ke depannya.





