Libur Lebaran 2025 telah berakhir. Banyak yang merasa sedih dan lesu harus kembali bekerja. Apakah ini normal?
Memahami Post-Holiday Blues
Merasa sedih setelah liburan panjang adalah hal yang wajar. Psikolog Veronica Adesla, MPsi, menjelaskan fenomena ini sebagai “Post-Holiday Blues”.
Ini disebabkan oleh transisi tiba-tiba dari periode santai dan menyenangkan ke rutinitas harian yang menuntut. Perasaan belum siap kembali ke rutinitas kerja dan tekanan sehari-hari adalah hal yang umum terjadi.
Gejala Post-Holiday Blues
Berbagai gejala bisa muncul akibat Post-Holiday Blues. Untungnya, gejala ini biasanya tidak berlangsung lama.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi gelisah, kurang bersemangat, mudah marah, perubahan suasana hati (mood), stres, depresi, susah tidur, dan kecemasan finansial. Kecemasan akan hal-hal yang mungkin terjadi setelah liburan juga dapat memperburuk kondisi ini.
Mengidentifikasi Gejala Awal
Perhatikan perubahan perilaku dan emosi Anda. Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas secara bersamaan, kemungkinan besar Anda mengalami Post-Holiday Blues.
Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika gejala ini berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsultasi dengan psikolog atau tenaga medis dapat membantu Anda mengatasi masalah ini.
Mengatasi Post-Holiday Blues
Ada beberapa strategi untuk mengatasi Post-Holiday Blues. Penerapan strategi ini dapat membantu Anda beradaptasi dengan cepat dan kembali produktif.
Strategi Mengatasi Post Holiday Blues
Penerimaan terhadap perasaan sedih adalah langkah pertama yang penting. Sadari bahwa ini normal dan dialami banyak orang.
Tetap aktif dengan menyusun jadwal kegiatan yang produktif. Mulailah hari dengan kegiatan yang membangun produktivitas dan mood positif.
Memanfaatkan Reminiscence dan Koneksi Sosial
Ingat kembali momen-momen indah selama liburan. Hal ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
Tetap terhubung dengan keluarga dan teman. Dukungan sosial berperan penting dalam mengatasi perasaan sedih dan kesepian.
Perencanaan untuk Masa Depan
Rencanakan liburan berikutnya. Antisipasi untuk liburan mendatang dapat membantu Anda melewati masa transisi dan kembali bersemangat.
Memiliki rencana untuk kegiatan di masa depan juga dapat membantu. Hal ini dapat memberikan fokus dan tujuan baru, mengurangi perasaan hampa setelah liburan.
Program detikPagi membahas lebih lanjut mengenai Post-Holiday Blues. Saksikan siaran langsungnya di 20.detik.com, YouTube, dan TikTok detikcom setiap Senin-Jumat pukul 08.00-11.00 WIB.
Kesimpulannya, Post-Holiday Blues adalah kondisi yang umum terjadi dan dapat diatasi dengan berbagai strategi. Dengan penerimaan diri, pemeliharaan aktivitas positif, serta dukungan sosial, Anda dapat kembali beradaptasi dengan rutinitas kerja dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.





