Olahraga Keras Rusak Ginjal? Waspadai Bahaya Kelebihan Latihan!

Seorang pria di Rusia mengalami gagal ginjal akut setelah melakukan tantangan *squat* sebanyak 2.000 kali. Ginjalnya mengalami penurunan fungsi hingga 50 persen, membutuhkan perawatan medis segera.

Kasus serupa juga terjadi di Malaysia. Seorang individu mengalami gejala aneh setelah sesi *spinning* yang intens.

Bacaan Lainnya

Rhabdomyolisis: Penyebab Gagal Ginjal Akut

Kedua kasus tersebut menunjukkan kondisi yang disebut rhabdomyolisis atau rhabdo. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otot rusak dan melepaskan protein berbahaya ke aliran darah.

Protein-protein seperti kreatin kinase (CK) dan mioglobin dapat merusak ginjal. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.

Olahraga Berlebihan sebagai Pemicu Utama

Olahraga berlebihan dapat memicu rhabdomyolisis. Otot tidak memiliki waktu untuk pulih setelah latihan intensitas tinggi.

Dr. Niloofar Nobakht, MD, profesor klinis asosiasi nefrologi dari UCLA Health, menjelaskan bahwa rhabdomyolisis dapat terjadi setelah latihan berat dan intensitas tinggi yang memaksa otot bekerja berlebihan.

Faktor Risiko Lainnya

Selain olahraga berlebihan, trauma langsung juga dapat menyebabkan rhabdomyolisis. Contohnya, cedera akibat kecelakaan kendaraan bermotor atau jatuh.

Penting untuk menyadari faktor risiko ini agar dapat mencegah terjadinya rhabdomyolisis.

Gejala dan Penanganan Rhabdomyolisis

Gejala rhabdomyolisis meliputi nyeri otot dan kelemahan yang signifikan.

Urine berwarna gelap dan keruh juga merupakan indikasi rhabdomyolisis. Dalam kasus parah, produksi urine dapat berkurang atau bahkan berhenti.

Meskipun umumnya pasien pulih dengan perawatan tepat, rhabdomyolisis dapat berakibat fatal dalam kasus yang jarang terjadi.

Penanganan yang tepat dan cepat sangat krusial dalam kasus rhabdomyolisis.

Pentingnya Olahraga yang Aman

Olahraga sangat penting untuk kesehatan, tetapi penting untuk melakukannya dengan aman.

Dr. Nobakht menekankan pentingnya praktik latihan yang aman, termasuk minum cukup cairan, menghindari tempat panas, meningkatkan intensitas latihan secara bertahap, dan istirahat yang cukup.

Jangan memaksakan diri jika intensitas olahraga sudah berlebihan.

Kesimpulan: Mengenali Batas Tubuh

Kasus gagal ginjal akut akibat rhabdomyolisis menekankan pentingnya mengetahui batas kemampuan fisik. Olahraga yang aman dan terukur akan mencegah cedera dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum memulai program olahraga intensitas tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *