Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak perempat final Malaysia Masters 2025. Kemenangan meyakinkan diraih setelah mereka menaklukkan lawan-lawannya dalam dua gim langsung.
Berlaga di Stadium Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (22/5/2025), Ana/Tiwi (sapaan akrab Febriana/Amalia) menunjukkan performa gemilang. Mereka berhasil mengatasi perlawanan ganda putri Chinese Taipei, Yan Fei Chen/Liang Ching Sun.
Ana/Tiwi Taklukkan Unggulan Chinese Taipei
Bertanding sebagai unggulan kelima di turnamen BWF Super 500 ini, Ana/Tiwi tampil dominan. Mereka menang dengan skor akhir 21-13, 21-13.
Kemenangan ini sekaligus menandai rekor sempurna Ana/Tiwi atas pasangan peringkat 74 dunia tersebut. Sebelumnya, kedua pasangan ini pernah bertemu di Taipei Open 2023, dan Ana/Tiwi juga keluar sebagai pemenang dengan skor 21-18, 21-15.
Strategi Jitu Ana/Tiwi di Lapangan
Amalia Cahaya Pratiwi mengungkapkan kunci keberhasilan mereka dalam pertandingan tersebut. “Pertandingan hari ini alhamdulillah kita dapat bermain dengan baik,” ujarnya melalui rilis federasi.
Ia mengakui adanya kendala di awal pertandingan. “Di poin-poin awal kami sempat belum siap dengan pola permainan lawan tapi setelah itu kami dapat mengambil pola permainan dan konsisten sampai selesai,” tambah Tiwi.
Tantangan Berat di Perempat Final: Hadapi Tuan Rumah
Di babak perempat final, tantangan berat menanti Ana/Tiwi. Mereka akan berhadapan dengan ganda putri tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Rekor pertemuan kedua pasangan ini cukup timpang. Ana/Tiwi tercatat kalah empat kali dari lima pertemuan sebelumnya melawan Pearly/Thinaah.
Tiwi menyadari hal ini dan telah menyiapkan strategi khusus. “Bila bertemu tuan rumah Pearly/Thinaah, kami sudah sering bertemu tapi kami selalu terbawa pola permainan mereka jadi harus cari cara untuk mengatasinya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kunci kemenangan terletak pada kesabaran dan kehati-hatian. “Juga tentu saja harus bermain sabar tidak boleh terburu-buru dan terpancing dengan bola-bola mereka,” pungkas Tiwi.
Pertandingan perempat final melawan Pearly/Thinaah akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Ana/Tiwi. Apakah mereka mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan untuk melaju ke semifinal? Kita nantikan penampilan terbaik mereka.
Keberhasilan Ana/Tiwi di Malaysia Masters 2025 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet bulutangkis Indonesia lainnya untuk terus berprestasi di kancah internasional.
Pertandingan ini juga menjadi bukti konsistensi dan peningkatan kemampuan Ana/Tiwi. Semoga mereka dapat terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil terbaik di turnamen-turnamen berikutnya.





