Salt Bae: Restoran Mekkah Baru, Nusr-Et Riyadh Tutup

Salt Bae: Restoran Mekkah Baru, Nusr-Et Riyadh Tutup
Salt Bae: Restoran Mekkah Baru, Nusr-Et Riyadh Tutup

Salt Bae, koki terkenal dengan aksi taburan garamnya yang khas, dikabarkan akan membuka beberapa restoran baru di Arab Saudi. Setelah penutupan restorannya di Riyadh awal tahun 2024, Nusret Gökçe (nama asli Salt Bae) memilih untuk berekspansi ke lokasi lain yang dianggap lebih strategis.

Rencana ekspansi ini meliputi pembukaan restoran di kota-kota besar seperti Jeddah dan Mekkah. Langkah ini menandai babak baru bagi kerajaan kuliner Salt Bae di negara tersebut.

Bacaan Lainnya

Ekspansi ke Jeddah, Mekkah, dan NEOM

Menurut laporan Curly Tales pada 6 Februari 2025, Salt Bae berencana membuka restoran di proyek futuristik NEOM, sebuah mega proyek Arab Saudi. Selain NEOM, Jeddah dan Mekkah menjadi prioritas utama untuk pembukaan restoran baru.

Salt Bae sendiri menjelaskan kepada Arabian Business bahwa keputusan penutupan restoran di Riyadh diambil untuk membuka cabang di lokasi yang lebih menguntungkan. Mekkah dan Jeddah dipilih terlebih dahulu, baru kemudian NEOM.

Menu Andalan: Steak Berlapis Emas

Restoran Nusr’Et terkenal dengan menu andalannya, steak tomahawk berlapis emas 24 karat. Hidangan mewah ini dibanderol dengan harga yang fantastis, mencapai $1.860 atau sekitar Rp 31,3 juta per porsi.

Keunikan hidangan ini tak hanya terletak pada bahan baku berkualitas tinggi dan pelapis emasnya, tetapi juga pada aksi Salt Bae yang menaburkan garam secara dramatis saat menyajikan steak tersebut.

Ekspansi Global Salt Bae di Tahun 2025

Ambisi Salt Bae tidak hanya berhenti di Arab Saudi. Pada tahun 2025, ia berencana untuk membuka beberapa cabang restoran di berbagai negara lain.

Beberapa lokasi yang menjadi target ekspansi adalah Meksiko, Milan, Monako, Roma, Cappadocia, dan Istanbul. Ini menunjukkan ambisi besar Salt Bae untuk membangun imperium kuliner global.

Strategi Ekspansi Terukur

Pemilihan lokasi ekspansi yang beragam menunjukkan strategi terukur Salt Bae dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan memilih lokasi di berbagai benua dan negara, Salt Bae menargetkan pasar yang lebih luas dan beragam.

Meskipun menghadapi tantangan, seperti penutupan restoran di Riyadh, Salt Bae menunjukkan ketangguhan dan kemampuannya beradaptasi dengan dinamika pasar.

Kesimpulan

Rencana ekspansi Salt Bae ke Jeddah, Mekkah, dan NEOM, serta rencana ekspansi globalnya, menunjukkan ambisi besarnya di dunia kuliner. Meskipun masih dalam tahap perencanaan, langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Salt Bae sebagai salah satu chef ternama dunia.

Dengan menu andalan steak berlapis emas dan gaya penyajiannya yang unik, Salt Bae tampaknya akan terus menarik perhatian publik dan penggemar kuliner di seluruh dunia. Kesuksesan langkah ekspansi ini tentu akan menjadi sorotan bagi industri kuliner internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *