Tren kuliner Jakarta semakin inovatif. Kini, sejumlah gerai dessert menawarkan konsep unik dan praktis: pemesanan layaknya menggunakan mesin ATM.
Sistem self-service ini memudahkan pelanggan memesan berbagai hidangan manis, mulai dari cheesecake hingga olahan durian. Cara unik ini terbukti efektif menarik perhatian konsumen.
Gerai Dessert Jakarta dengan Sistem Pemesanan ATM
Penggunaan mesin pemesanan otomatis ala ATM semakin populer di kafe dan restoran Jakarta. Sistem ini menawarkan kemudahan dan efisiensi bagi pelanggan.
Beberapa gerai dessert ternama telah mengadopsi teknologi ini, menawarkan pengalaman yang berbeda dan modern. Berikut beberapa diantaranya.
Artirasa: Cheesecake Lezat dengan Layanan ATM
Artirasa, gerai dessert yang populer dengan burnt basque cheesecake, kini hadir dengan gerai di Blok M, Jakarta Selatan yang menawarkan sistem pemesanan ATM.
Gerai ini berukuran mungil dan difokuskan untuk layanan takeaway. Pelanggan dapat memesan melalui mesin yang menampilkan menu, harga, dan opsi pembayaran secara lengkap.
Burnt basque cheesecake Artirasa menjadi menu andalan. Cheesecake dengan bagian tengah yang lumer dan pinggiran renyah ini dibanderol sekitar Rp 50.000 per potong.
Mr. Milk & Co: Ragam Dessert di Mesin ATM
Mr. Milk & Co, terletak di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat, juga menawarkan konsep unik pemesanan via mesin ATM. Gerai minimalis ini menyajikan suasana yang nyaman dan homey.
Meskipun menunya tidak terlalu banyak, sekitar 10 pilihan dessert dan minuman, Mr. Milk & Co menyajikan berbagai pilihan menarik.
Dari crepe brulee hingga cheesecake, pelanggan dapat memilih dan memesan melalui mesin ATM, kemudian mengambil pesanan mereka sendiri. Harga makanan dan minuman berkisar dari Rp 40.000 ke atas.
Durian Runtuh dan Pilihan Gerai Dessert Lainnya
Durian Runtuh, gerai yang populer di Pasar Santa, juga diketahui menawarkan konsep pemesanan serupa. Gerai ini menjadi salah satu contoh lain yang memanfaatkan tren ini.
Selain Artirasa dan Mr. Milk & Co, masih banyak gerai dessert di Jakarta yang mengeksplorasi sistem pemesanan otomatis ini. Mereka terus berinovasi untuk memberikan pengalaman unik kepada pelanggan.
Konsep pemesanan self-service memberikan efisiensi dan kemudahan bagi pelanggan, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta kuliner. Tren ini diperkirakan akan terus berkembang di masa depan.
Tren Pemesanan Otomatis di Industri Kuliner
Sistem pemesanan otomatis melalui mesin layaknya ATM menunjukkan tren teknologi yang semakin terintegrasi dalam industri kuliner.
Selain efisiensi, sistem ini juga dapat mengurangi antrian dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kemudahan dan kecepatan menjadi faktor utama keberhasilan konsep ini.
Ke depannya, diperkirakan akan semakin banyak gerai makanan dan minuman yang mengadopsi sistem pemesanan self-service serupa. Ini menjadi bukti adaptasi teknologi dalam menjawab kebutuhan konsumen modern.
Munculnya gerai dessert dengan sistem pemesanan ATM menunjukkan bagaimana inovasi teknologi mampu meningkatkan efisiensi dan memberikan pengalaman unik bagi pelanggan. Tren ini akan terus menarik perhatian dan berpotensi meluas ke berbagai jenis usaha kuliner lainnya.





