Para pengemudi ojek online (ojol) di China mendapatkan dukungan berharga dari banyak restoran. Berbagai tempat makan secara kompak memberikan harga khusus yang jauh lebih murah untuk para ojol.
Menjadi pengemudi ojol bukanlah pekerjaan mudah. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam di jalan, terkadang dalam kondisi kelelahan.
Kebaikan hati para pemilik restoran ini menjadi bukti kepedulian sosial yang nyata. Mereka membantu meringankan beban para ojol yang bekerja keras setiap hari.
Harga Khusus Makanan untuk Ojol di China
Hartford Courant melaporkan sebuah fenomena sosial yang mengharukan di China. Hampir semua restoran di satu wilayah memberikan diskon besar untuk para pengemudi ojol.
Promosi ini memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para pekerja keras ini. Mereka dapat menikmati makanan bergizi dengan harga yang terjangkau.
Kisah Liu Lijie dan Paket “Aixincan”
Liu Lijie, seorang pengemudi ojol di Beijing, menceritakan pengalamannya. Ia bekerja lebih dari 13 jam sehari mengantar makanan dan penumpang.
Setelah seharian lelah, ia sering mampir ke restoran untuk mengisi perut. Di salah satu restoran, ia menemukan program yang sangat membantu.
Lijie memesan sup mie daging kambing. Harga normalnya hampir Rp 30.000, tetapi dengan diskon khusus ojol, ia hanya membayar sekitar Rp 14.000.
Ia sangat bersyukur dengan adanya program ini. “Menikmati menu aixincan ini menjadi solusi ekonomis dan praktis,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Diskon: Arti “Aixincan” dan Dampaknya
Paket “aixincan” yang ditawarkan restoran-restoran tersebut memiliki arti yang dalam. Aixincan berarti “makanan penuh cinta”.
Program ini ditujukan untuk para pekerja, termasuk imigran, yang membutuhkan makanan enak dan terjangkau. Ini lebih dari sekadar diskon; ini adalah bentuk kepedulian.
Restoran Yushiji Restaurant merupakan salah satu yang menerapkan program aixincan. Bahkan Lijie tidak sempat melepas helm dan jaketnya saat menikmati makanan di sana karena kelelahan.
Pengemudi ojol lain, Lo Shuai dari Meituan, juga merasakan manfaatnya. Ia dapat menikmati makanan yang mengingatkannya pada kampung halaman dengan harga terjangkau.
Feng Yong, manajer restoran Doornail Meat Pie, menjelaskan motivasinya. Ia ingin memastikan bahwa semua orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan finansial, bisa mendapatkan makanan layak.
Inisiatif ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi di tengah hiruk pikuk kehidupan perkotaan. Semoga lebih banyak restoran dan bisnis lain terinspirasi untuk melakukan hal serupa.
Kisah ini menjadi pengingat penting tentang solidaritas dan empati dalam masyarakat. Dukungan kecil seperti ini dapat membuat perbedaan besar bagi kehidupan para pekerja keras.





