Roti Telur Viral: Penjual Santai, Puluhan Tikus Jadi ‘Teman’ Kerja?

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan penjual roti telur kaki lima di India yang memasak di tengah puluhan tikus. Kejadian ini menimbulkan beragam reaksi dari netizen.

Tikus dan Kuliner Kaki Lima di India: Suatu Kontras

Keberadaan tikus di sekitar penjual makanan bukanlah hal yang aneh di beberapa wilayah India. Di beberapa daerah, tikus bahkan dianggap sebagai hewan suci.

Bacaan Lainnya

Namun, bagi sebagian besar masyarakat internasional, pemandangan ini dianggap menjijikkan dan tidak higienis. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kontaminasi makanan dan keamanan pangan.

Rajasthan dan Kolkata: Persepsi yang Berbeda

Di Rajasthan, misalnya, kepercayaan terhadap tikus sebagai hewan suci membuat keberadaan mereka di sekitar makanan seolah dimaklumi. Warga setempat cenderung tidak mempermasalahkan hal ini.

Kota Kolkata pun menunjukkan fenomena serupa. Beberapa warga menganggap tikus sebagai hewan suci dan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari, termasuk berjualan makanan.

Kondisi Kebersihan yang Mengkhawatirkan

Video viral tersebut menunjukkan kondisi tempat penjual roti telur yang jauh dari standar kebersihan. Peralatan masak yang tampak usang dan banyaknya sampah di sekitar tempat memasak menambah kekhawatiran.

Selain itu, proses pembuatan roti telur pun terlihat kurang higienis. Penjual menggunakan daun dan koran sebagai pengganti spatula, serta tampak mengabaikan kebersihan lingkungan sekitar.

Reaksi Netizen: Antara Rasa Penasaran dan Kekhawatiran

Video tersebut telah mendapatkan banyak perhatian di media sosial, dengan lebih dari 345 ribu likes. Banyak netizen yang mengekspresikan kekhawatiran mereka terhadap kebersihan dan keamanan makanan tersebut.

Beberapa komentar netizen bahkan menyoroti kondisi wajan yang terlihat sangat tua dan usang. Ada juga yang menyindir tentang banyaknya “hewan peliharaan” yang berkeliaran di sekitar penjual.

Meskipun ada beberapa komentar yang menyatakan ketertarikan pada makanan tersebut, sebagian besar netizen tetap mengkhawatirkan kondisi kebersihan yang memprihatinkan. Hal ini menyoroti pentingnya standar keamanan pangan yang konsisten, bahkan di warung kaki lima.

Kejadian ini menggarisbawahi perbedaan budaya dan persepsi mengenai kebersihan makanan. Meskipun di beberapa wilayah India keberadaan tikus di sekitar makanan dianggap biasa, hal ini tetap menimbulkan kekhawatiran besar bagi sebagian besar dunia. Kebersihan dan keamanan pangan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan di mana pun, termasuk di warung-warung kaki lima.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *