Mochi, jajanan manis kenyal yang populer di Jepang, ternyata juga memiliki versi lokal di Indonesia. Lebih tepatnya, di Sukabumi, Jawa Barat.
Uniknya, mochi Sukabumi telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya jajanan ini bagi masyarakat Sukabumi.
Sejarah Mochi: Lebih Tua dari yang Kita Kira
Banyak yang mengira mochi berasal dari Jepang. Namun, sejarawan dan antropolog Universitas Indonesia, Irman Firmansyah, mengungkapkan fakta menarik.
Menurut beliau, mochi diperkenalkan ke Jepang melalui Asia Tenggara, bersamaan dengan masuknya sistem penanaman padi pada abad ke-9 hingga ke-11. Ini berarti mochi sudah ada jauh sebelum Jepang mengenal kue tersebut.
Mochi yang dikenal di Jepang saat itu, sebenarnya merupakan jenis kue tteok atau nian gao. Jenis kue ini tersebar luas di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia.
Asal-Usul Mochi Sukabumi: Dua Versi yang Menarik
Asal-usul mochi Sukabumi masih menjadi perdebatan. Terdapat dua versi yang cukup populer di kalangan masyarakat.
Versi pertama menyebutkan mochi diperkenalkan oleh tentara Jepang selama pendudukan, dengan beberapa penduduk lokal bekerja sebagai koki di barak militer Jepang.
Mereka menjadikan mochi sebagai camilan pada acara-acara tertentu. Sementara itu, versi kedua mengaitkan mochi dengan komunitas Tionghoa di Sukabumi.
Komunitas Tionghoa di Sukabumi kerap menyajikan mochi dalam perayaan pernikahan dan Tahun Baru Imlek. Kedua versi ini menunjukkan betapa beragamnya pengaruh budaya terhadap keberadaan mochi di Sukabumi.
Mochi Garuda: Pelopor Industri Mochi Lokal
Seiring waktu, popularitas mochi di Sukabumi meningkat. Hal ini mendorong munculnya usaha pertama yang memproduksi mochi secara massal.
Usaha tersebut dikenal dengan nama Mochi Garuda, dan menjadi cikal bakal industri mochi lokal yang berkembang hingga saat ini.
Mochi Sukabumi: Warisan Budaya yang Patut Dilestarikan
Status mochi Sukabumi sebagai warisan budaya tak benda menunjukkan betapa berharganya jajanan ini bagi Indonesia. Bukan hanya sekadar makanan, mochi Sukabumi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang kaya.
Dengan mempertahankan tradisi pembuatan dan menikmati mochi Sukabumi, kita turut melestarikan warisan budaya kuliner Indonesia yang unik dan bernilai sejarah. Semoga mochi Sukabumi tetap lestari dan dikenal luas di dunia.





