Perdebatan sengit soal asal-usul makanan kembali mewarnai jagat maya. Kali ini, roti John, jajanan kaki lima populer di Malaysia dan Singapura, menjadi pusat perbincangan.
Perang Klaim Roti John: Singapura vs. Malaysia
Netizen kedua negara terlibat adu argumen di TikTok, memperebutkan hak kepemilikan kuliner tersebut. DJ Anne dari Malaysia dan DJ Shawnrick Hu dari Singapura bahkan membahasnya di siaran radio Kiss92.
Perdebatan ini menambah daftar panjang perselisihan kuliner antarnegara Asia Tenggara, seperti sengketa rendang yang pernah melibatkan Indonesia dan Malaysia.
Sejarah Roti John: Berbagai Versi yang Berkembang
Roti John, sandwich berisi telur, daging cincang, dan rempah-rempah yang digoreng, memiliki sejarah yang belum pasti. Beberapa versi menyatakan roti ini populer di Singapura sejak tahun 1960-an.
Nama “John” sendiri dikaitkan dengan sebutan umum untuk pria Barat, mengingat roti ini mirip sandwich yang disukai orang Eropa. Namun, versi lain mengklaim roti John berasal dari Malaysia.
Kisah di Balik Nama dan Asal-usul Roti John
Salah satu cerita menyebutkan, seorang penjual makanan Melayu membuat roti John atas permintaan tentara Inggris yang menginginkan burger pada tahun 1950-an. Karena tak tahu cara membuat burger, penjual tersebut membuat versi sendiri.
Versi ini dipercaya oleh DJ Shawnrick, sementara DJ Anne meragukannya, yakin kejadian tersebut berlangsung di Malaysia.
Analisis dan Perspektif Netizen: Mencari Titik Temu
Komentar netizen beragam. Ada yang mengingat menikmati roti John di Singapura pada era 80-an. Sementara yang lain lebih menyukai rasa roti John versi Malaysia.
Banyak netizen juga menyoroti sejarah kedua negara yang dulunya bersatu, sehingga kemiripan kuliner merupakan hal yang lumrah.
National Library Board Singapura mendeskripsikan roti John sebagai burger lokal Singapura, mencerminkan perpaduan kuliner Inggris, Melayu, dan India. Namun, keberadaan tiga versi asal-usul roti John yang melibatkan Singapura dan Malaysia menunjukkan kompleksitas sejarah kuliner kedua negara.
Terlepas dari perdebatan sengit, roti John tetap menjadi hidangan populer di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Sejarahnya yang penuh misteri ini justru menambah daya tarik kuliner lezat tersebut.
Perdebatan ini menggarisbawahi betapa kaya dan kompleksnya sejarah kuliner di Asia Tenggara, serta bagaimana makanan dapat menjadi simbol identitas budaya yang dinamis dan terus berevolusi.





