Tradisi berbuka puasa dengan makanan manis sudah mendarah daging di Indonesia. Ungkapan “berbukalah dengan yang manis” telah menjadi pedoman bagi banyak orang.
Namun, benarkah anjuran ini hanya sekadar tradisi? Ataukah ada dasar ilmiah dan agama yang mendukungnya?
Anjuran Berbuka Puasa dengan yang Manis: Tinjauan Ulama dan Sains
Ulama Al Qadhi Ar Ruyani dalam kitabnya, Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab, merekomendasikan berbuka dengan kurma, atau jika tak tersedia, dengan makanan manis lainnya, dan terakhir air putih.
Halawah, yang berarti makanan manis, dinilai dapat mengembalikan energi tubuh secara cepat setelah seharian berpuasa. Kurma, dengan kandungan gula alaminya yang mudah diserap, menjadi pilihan utama.
Manfaat Kesehatan Berbuka Puasa dengan Makanan Manis
Mengembalikan Energi dengan Cepat
Puasa menyebabkan penurunan kadar gula darah. Mengonsumsi makanan manis seperti kurma atau minuman manis dapat mengembalikan kadar gula darah ke level normal, sehingga tubuh kembali berenergi.
Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kurma kaya akan serat, baik untuk pencernaan. Serat membantu tubuh beradaptasi kembali dengan pola makan normal setelah berpuasa.
Mencegah Hipoglikemia
Gula alami dalam makanan manis membantu mencegah hipoglikemia (gula darah rendah). Kondisi ini dapat menyebabkan pusing, lemas, dan gejala tidak nyaman lainnya saat berbuka.
Pilihan Berbuka Puasa yang Sehat dan Manis
Selain kurma, teh manis juga menjadi alternatif yang menyehatkan. Teh manis memberikan energi dan mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Pilihlah teh berkualitas tinggi, tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan. Teh yang terbuat dari 100% pucuk daun teh pilihan, misalnya, menawarkan rasa manis alami yang menyegarkan.
Berbuka dengan makanan dan minuman manis bukan sekadar kebiasaan, melainkan juga memiliki dasar ilmiah dan agama. Makanan manis yang sehat dapat membantu tubuh pulih lebih cepat setelah berpuasa.
Kurma dan teh manis berkualitas merupakan pilihan tepat karena kandungan alaminya yang mampu mengembalikan energi dan menjaga kesehatan. Namun, penting diingat untuk tetap menjaga keseimbangan nutrisi dan menghindari konsumsi gula berlebih.





