Setelah suksesnya cokelat isi kunafa pistachio, dunia kuliner kembali dihebohkan dengan tren cokelat unik lainnya. Kali ini, sebuah cokelat bar berisi “rambut nenek” ditawarkan dengan harga fantastis, hampir mencapai Rp 400.000.
Cokelat “Rambut Nenek”: Tren Baru yang Menghebohkan
Tren cokelat mewah berlanjut. Setelah cokelat Dubai dengan isian kunafa pistachio menjadi viral, kini muncul pesaingnya: cokelat bar berisi “rambut nenek”.
Cokelat ini dibagikan oleh banyak pengguna TikTok, menarik perhatian warganet karena tampilan dan harganya yang unik.
Tucho Chocolate: Sang Kreator Cokelat “Rambut Nenek”
Di balik kreasi cokelat unik ini adalah Tucho Chocolate, sebuah gerai asal Belgia. Mereka menawarkan produk bernama “Chocolate Angle Hair” dengan harga sekitar Rp 373.000.
Cokelat premium asal Belgia ini diisi dengan pişmaniye, sejenis manisan asal Turki yang teksturnya mirip dengan “rambut nenek” atau gulali Indonesia.
Inspirasi dari Cokelat Dubai dan Keunikan “Chocolate Angle Hair”
Tucho Chocolate secara terbuka menyatakan bahwa kreasi mereka terinspirasi oleh popularitas cokelat Dubai. Mereka mengklaim “Chocolate Angle Hair” sebagai yang pertama di Belgia dan Eropa.
Pişmaniye yang digunakan memberikan tekstur unik, halus, ringan, dan meleleh di mulut, menjadikannya daya tarik tersendiri.
Respon Publik dan Potensi Viral
Sejak diluncurkan pada Desember 2024, cokelat “rambut nenek” ini telah menarik perhatian banyak netizen global. Banyak komentar positif di media sosial, menyanjung kreativitas produk tersebut.
Beberapa netizen bahkan memprediksi cokelat ini akan seviral cokelat Dubai. Hal ini menunjukkan potensi besar produk ini untuk mendunia.
Kehadiran cokelat “rambut nenek” menunjukkan daya kreasi tinggi para pelaku usaha kuliner dalam menciptakan produk unik dan mewah. Meskipun harga terbilang tinggi, minat konsumen yang besar membuktikan bahwa inovasi dan kualitas tetap menjadi kunci kesuksesan di pasar.





