Susu Evaporasi vs Susu Kental Manis: Rahasia Pilih Mana!

Susu evaporasi dan susu kental manis: Dua produk berbeda yang sering disamakan. Kemiripan kemasan dan merek dagang seringkali menyebabkan kebingungan. Padahal, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam kandungan gula, tekstur, dan penggunaannya.

Perbedaan Utama Susu Evaporasi dan Susu Kental Manis

Perbedaan paling mencolok terletak pada rasa dan kandungan gula. Susu kental manis terkenal dengan rasa manisnya yang intens, sedangkan susu evaporasi cenderung tawar. Kandungan gula susu kental manis mencapai sekitar 45 persen, sementara susu evaporasi hampir tanpa gula. Hal ini menjadikan susu evaporasi pilihan yang lebih sehat.

Bacaan Lainnya

Kandungan Gula dan Manfaat Kesehatan

Tingginya kadar gula pada susu kental manis menjadi pertimbangan penting dalam memilih produk susu. Konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan. Sebaliknya, susu evaporasi, dengan kandungan gula yang minimal, lebih aman dikonsumsi bagi mereka yang memperhatikan asupan gula harian.

Tekstur dan Konsistensi

Selain rasa, tekstur kedua jenis susu ini juga berbeda. Susu evaporasi memiliki konsistensi yang encer dan mudah dituang. Sementara itu, susu kental manis lebih kental, lengket, dan sulit dituang. Perbedaan ini berpengaruh pada cara penggunaan masing-masing produk.

Penggunaan dalam Kuliner

Susu evaporasi sering digunakan sebagai bahan dasar minuman seperti Thai tea, es kopi susu, dan es campur. Sifatnya yang encer memudahkan pencampuran dengan bahan lain. Susu kental manis, sebaliknya, sering digunakan sebagai topping atau pengganti selai, terutama pada makanan panggang atau goreng. Teksturnya yang kental cocok sebagai tambahan rasa dan tekstur pada hidangan.

YLKI dan Isu Penamaan Susu Kental Manis

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mempertanyakan penggunaan istilah “susu kental manis”. YLKI berpendapat bahwa istilah tersebut menyesatkan karena kandungan gulanya jauh lebih tinggi daripada kandungan susunya.

Regulasi BPOM dan Perubahan Nama Produk

Sejak tahun 2018, BPOM telah mengeluarkan larangan penggunaan istilah “susu” pada produk yang kandungan gulanya lebih dominan. Banyak produsen telah merespon dengan mengubah nama produk mereka menjadi “krimer kental manis” atau “kental manis” saja. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih akurat kepada konsumen.

Kesimpulan: Memilih Sesuai Kebutuhan

Baik susu evaporasi maupun susu kental manis memiliki kegunaan masing-masing. Pilihan tergantung pada preferensi rasa, kebutuhan nutrisi, dan penggunaan dalam resep. Penting untuk selalu memperhatikan label kemasan dan memahami perbedaan kandungan kedua jenis produk ini untuk membuat pilihan yang tepat dan bijak. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat memanfaatkan kedua jenis susu ini secara optimal dalam berbagai kreasi kuliner.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *